Bagikan

Dana Pensiun Manfaat Pasti Lebih Disukai Ketimbang Iuran Pasti

JAKARTA, investortrust.id - Ketua Bidang Advokasi/Mediasi Asosiasi Dana Pensiun Indonesia, Budianto menyatakan, mayoritas peserta pensiun di Indonesia menginginkan sistem manfaat pasti untuk dana pensiun dibanding iuran pasti.

“Setiap peserta yang sudah pensiun dari lembaganya itu cenderung menginginkan manfaat yang stabil, kecuali ada kebijakan lain,” ujarnya dalam acara Focus Group Discussion yang digelar investortrust.id di Jakarta, (20/12/2023).

Budianto menjelaskan, sebenarnya peserta bisa memilih opsi dalam pengelolaan dana pensiun, apakah iuran pasti atau manfaat pasti. Jika yang dipilih iuran pasti, hasil investasi yang diperoleh setiap tahun bisa fluktuatif, tergantung hasil dari pengelolaan dana pensiun (dapen) selaku pengelola. “Jadi, hasil investasinya bisa lebih tinggi dari manfaat pasti atau bahkan bisa lebih rendah,” kata dia. 

Dalam sistem iuran pasti, kata Budianto, pemberi kerja tidak meng-cover risiko apabila hasil investasinya rendah. Bahkan dalam skenario terburuk, entitas atau lembaga pemberi kerja bisa bangkrut. 

Sedangkan dalam sistem manfaat pasti, jika hasil investasinya kurang atau turun, pemberi kerja atau menomboki alias menginjeksi modal. 

Budianto mencontohkan, para karyawan di Bank Indonesia lebih lebih menginginkan sistem manfaat pasti. "Orang-orang itu kan educated semua, sehingga lebih senang manfaat pasti,” terangnya.

Baca Juga

Sambut Penurunan Suku Bunga The Fed, Ekonom Bahana Sarankan Dana Pensiun Borong SBN

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024