Perluas Akses Kredit, Perbanas dan Aftech Perkuat Sinergi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk memperluas akses kredit kepada masyarakat, Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas) bersama Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) memperkuat sinergi antara perbankan dengan industri financial technology (fintech).
Sekretaris Jenderal Perbanas sekaligus Komisaris Bank Jago Anika Faisal mengungkapkan, sinergi perbankan dengan fintech penting untuk memperluas jangkauan kredit, khususnya ke luar Pulau Jawa dan ke sektor-sektor prioritas yang selama ini belum terlayani.
“Adanya simbiosis antara kedua sektor ini mampu meningkatkan jangkauan pelayanan sekaligus memperluas pilihan produk kredit bagi berbagai segmen masyarakat,” ujarnya dalam keterangan pers, Kamis (13/11/2025).
Baca Juga
Aftech Buka Suara Soal Persoalan Fintech Lending Crowde dan DSI
Anika mengatakan, dengan menggabungkan jaringan luas dan kapabilitas manajemen risiko perbankan dengan inovasi dari fintech, perluasan akses kredit dapat berjalan lebih mudah, cepat, dan adaptif. Mengingat masih ada tantangan ke depan, kolaborasi ini harus diimbangi dengan regulasi perlindungan konsumen yang kuat, serta penegakan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan inovasi yang bertanggung jawab.
“Perbankan dan fintech dapat bersama-sama menyelaraskan pandangan, memperkuat standar tata kelola dan manajemen risiko yang baik sebagai dasar dari kerja sama yang berkelanjutan,” katanya.
Baca Juga
Pulihkan Kepercayaan Publik Terhadap Industri Fintech, Aftech Perkuat Tata Kelola dan Etika
Sementara itu, Ketua Departemen Perbankan Aftech sekaligus EVP Head of Digital Economy CIMB Niaga Dedy Sahat menilai ruang untuk memperluas akses kredit di Indonesia masih sangat besar. Tercermin dari survei Aftech bersama Mandala Consulting yang menunjukkan masih ada 4,5% populasi yang unbankable (tidak punya akun bank), dan 36% underbanked (tidak punya akses kredit).
“Tentunya ini adalah tantangan yang tidak bisa langsung dijawab dengan satu solusi saja. Bank tetap memegang peran penting, namun sektor digital juga muncul sebagai solusi dengan pertumbuhan tercepat saat ini, seperti pemberian akses kredit melalui perusahaan fintech,” ucapnya.
Kolaborasi ini, lanjut Dedy, merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam perayaan Bulan Fintech Nasional (BFN) 2025. Yang menjadi wujud dan komitmen bersama antara industri perbankan dan fintech untuk memperkuat kepercayaan, menyelaraskan perspektif, dan mendorong terciptanya inovasi yang lebih inklusif.

