Pembiayaan Syariah Card Bank Mega Syariah Tumbuh 130% Jadi Rp 222 Miliar di September 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Bank Mega Syariah mencatatkan pertumbuhan positif di segmen kartu kredit atau kartu pembiayaan syariahnya. Per September 2025, realisasi pembiayaan Syariah Card naik 130% secara year on year (yoy) menjadi Rp 222,06 miliar.
Syariah Card Division Head Bank Mega Syariah Eva Dahlia mengungkapkan, jumlah kartu yang diterbitkan juga meningkat 118% (yoy). Pertumbuhan tersebut mencerminkan minat masyarakat yang masih tinggi terhadap produk kartu pembiayaan syariah yang transparan dan bebas riba.
“Kami melihat tren penggunaan Syariah Card terus meningkat seiring dengan semakin tingginya literasi keuangan syariah di masyarakat,” ujarnya, dalam keterangan pers, Kamis (23/10/2025).
Baca Juga
Jumlah Tabungan Haji Naik 13%, Bank Mega Syariah Apresiasi Nasabah Loyal
Menurut Eva, pertumbuhan yang dicatatkan pihaknya seiring dengan tren penggunaan kartu kredit di Indonesia yang terus meningkat. Data Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) menunjukkan, hingga Juni 2025 jumlah kartu kredit yang beredar mencapai 18,8 juta kartu, tumbuh 1% (yoy).
Berbeda dengan kartu kredit konvensional yang berbunga, lanjut dia, kartu pembiayaan syariah mengedepankan prinsip tanpa riba dan menggunakan tiga akad utama, yaitu kafalah (penjaminan), ijarah (jasa) dan qardh (pinjaman kebajikan).
“Melalui skema ini, bank tidak membebankan bunga atau denda keterlambatan berbasis persentase, melainkan ujrah (fee layanan) yang disepakati di awal, sementara sanksi keterlambatan bersifat sosial (ta’widh) dan disalurkan untuk kegiatan kemanusiaan,” kata Eva.
Baca Juga
Bank Mega Syariah Bidik Rp 15 Miliar dari Penjualan CWLS Seri SWR006
Ia menjelaskan, sumber pendanaan bank syariah dari kartu pembiayaan berasal dari ujrah, biaya tahunan, biaya keanggotaan, dan merchant fee yang seluruhnya dijalankan secara transparan tanpa unsur riba.
“Mode ini menegaskan pergeseran menuju sistem fee based income yang etis dan berkelanjutan,” ucap Eva.
Ke depannya, untuk mendorong pembiayaan kartu pembiayaan syariah, bank melakukan kolaborasi dengan ekosistem CT Corpora, digitalisasi fitur di aplikasi m-Syariah, perluasan jaringan merchant, serta program promosi poin yang dapat ditukar dengan sedekah.
“Inovasi tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Bank Mega Syariah dalam industri kartu pembiayaan syariah dan meningkatkan loyalitas nasabah di segmen ritel,” kata Eva.

