Ini 3 Jurus BTPN Syariah Jaga Kinerja di Paruh Kedua 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) menyiapkan tiga strategi utama untuk menjaga kinerja di semester II-2025. Fokus tersebut mencakup peningkatan kualitas pembiayaan ultra mikro, memperkuat sinergi dengan bank induk, serta mendorong nasabah untuk naik kelas.
Direktur BTPN Syariah Fachmy Ahmad mengungkapkan, pihaknya tetap menjadikan pembiayaan ultra mikro sebagai prioritas, meskipun kinerja saat ini dibandingkan tahun 2024 sudah jauh mengalami perbaikan.
“Yang pertama itu bagaimana kita menguatkan dan meningkatkan performance dari pembiayaan ultra mikro kita dengan memperkuat kualitas dari pembiayaan tersebut. Itu tetap menjadi fokus, karena walaupun angka-angka sudah menunjukkan jauh perbaikan dibanding tahun 2024 tapi kita melihat bahwa masih ada ruang untuk jauh lebih baik lagi,” ujarnya, dalam Press Conference Public Expose Live 2025 yang digelar Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (10/9/2025).
Selain itu, BTPN Syariah juga terus menggarap sinergi dengan bank induk yang diharapkan dapat memberi dampak positif mulai 2026. “Untuk yang kedua kita juga punya plan sehubungan dengan Sinergi dengan bank induk,” sambung Fachmy
“Sinergi dengan bank induk sendiri prosesnya saat ini masih dalam proses semoga ini pun akan menjadikan dampak terbaik nanti untuk tahun 2026,” katanya.
Baca Juga
Strategi ketiga, lanjut Fachmy, BTPN Syariah berfokus membantu nasabah ultra mikro untuk naik kelas ke segmen individual financing maupun low mikro yang selama ini belum tergarap. Sehingga dapat memperluas jangkauan layanan BTPN Syariah ke depan.
”Ketiga hal tersebut menjadi fokus kita di semester II-2025,” ucapnya.
Dari sisi kinerja, BTPN Syariah optimistis bisa membukukan pertumbuhan laba bersih hingga dua digit di 2025, meski sebelumnya mencatatkan capaian yang stagnan.
“Tapi melihat kinerja sampai dengan semester I ini (2025), kurang lebih kita juga optimis bahwa seharusnya kita bisa mencapai angka double digit, yang baik secara pertumbuhan laba bersih di tahun 2025 ini,” ujar Fachmy.
Baca Juga

