Beli Asuransi Online atau Lewat Agen Cermati Bedanya
JAKARTA, investortrust.id – Sebagai produk proteksi, asuransi merupakan pilihan paling dasar sebelum seseorang berinvestasi. Seiring kemajuan teknologi digital, banyak kemudahan bisa diperoleh. Termasuk kemudahan membeli polis asuransi dengan cara online.
Jika tidak familiar dengan cara online, Anda bisa membelinya melalui agen perusahaan asuransi. Dengan demikian, Ana punya alternatif, entah membeli melalui agen asuransi atau dengan cara online yang mudak ditemui di marketplace.
Namun, sebelum membeli, ada baiknya mencermati dulu perbedaan dari dua cara membeli asuransi tersebut. Benny Fajarai, Co-Founder dan CMO dari marketplace asuransi Lifepal.co.id memberikan pandangan soal perbedaan itu.
Menurut Benny, kedua pilihan itu punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Agar mendapatkan produk perlindungan sesuai kebutuhan, Lifepal membagikan info yang bisa jadi pertimbangan saat memutuskan membeli.
Produ asuransi saat ini mudah dibeli secara online. Bahkan tidak harus melalui marketplace atau asuransi yang memang khusus memasarkan produk secara online. Asuransi konvensional pun kini membuka akses pembelian secara online.
Dengan beragam tawaran itu, calon nasabah dapat membandingkan produk asuransi dari berbagai perusahaan. Setelah itu memilih produk sesuai kebutuhan dan tentu saja kemampuan.
Tak kalah dengan asuransi online, membeli produk proteksi lewat agen asuransi juga menawarkan kelebihan. Salah satunya jika ingin mendapatkan saran dari orang yang kapabel dan paham produk. “Nasabah juga mendapat bantuan pendampiangan saat proses pembelian hingga kemudahan saat proses klaim,” ujar Benny.
Selain membantu nasabah memilih produk asuransi, agen juga kerap menjelaskan fitur dan manfaat polis asuransi yang ditawarkan. Bahkan, pemasar asuransi yang bersertifikat perencana keuangan bisa membantu mengatur pilihan pengelolaan keuangan nasabah, terutama pilihan dan metode membayar premi asuransi.
Meski menawarkan banyak kelebihan, membeli asuransi online tak luput dari kekurangan. Salah satunya, nasabah tidak mendaptkan pendampingan saat melakukan proses klaim.
Lain halnya dengan pemasar asuransi, umumnya membantu nasabah saat melakukan proses klaim, hingga mengisi form klaim yang dibutuhkan.
Sebaliknya, saat membeli asuransi online, maka Anda harus siap mengurus proses tersebut sendiri. Agen asuransi biasanya mewakili satu perusahaan asuransi saja. “Dengan begitu, nasabah tidak bisa membandingkan asuransi yang ditawarkan dengan produk lainnya,” tutur Benny.
Setelah memahami perbedaan beli asuransi online dan lewat bantuan tenaga pemasar, berikut ini merupakan hal-hal penting yang dilakukan saat beli asuransi online dan lewat agen.
Beli Asuransi Online
Jika membeli asuransi secara online, Benny menyarankan nasabah untuk memilih website broker atau perusahaan tepercaya. Nasabah bisa membeli produk asuransi di website perusahaan dengan mengakses situs perusahaan yang sudah dipastikan kredibel. Lifepal bisa menjadi alternatif yang dipertimbangkan karena punya rekam jejak oke.
Perusahaan kredibel umumnya telah terdaftar OJK dan memiliki track record baik. Selain itu harus sudah terdaftar di Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) atau memiliki Dewan Pengawas Syariah (DPS) untuk asuransi syariah.
Jika menemukan produk yang dinilai sesuai kebutuhan, jangan lupa Anda dapat membandingkan produk satu dengan lainnya di website asuransi online. Selain memilih sesuai kebutuhan, Anda juga bisa mempertimbangkan premi sesuai kemampuan. Dengan begitu, nasabah bisa mendapatkan produk proteksi terbaik sesuai kebutuhan.
Poin penting lain yang perlu dicermati adalah detail manfaat dan pertanggungannya. Sebelum menjatuhkan pilihan, nasabah sebaiknya sudah memahami manfaat dan pertanggungan asuransi online secara detail. “Caranya, baca seksama setiap deskripsi produk di website broker atau perusahaan, termasuk bila ada lampiran syarat dan ketentuan,” urai Benny.
Agar mendapat pemahaman yang utuh, nasabah disarankan aktif menggali informasi pada penyedia asuransi. Ketika tertarik membeli asuransi online, pahami betul produk yang dituju dengan aktif bertanya pada customer service atau agen broker asuransi.
Membeli Lewat Agen
Para agen asuransi berperan menjebatani nasabah dengan perusahaan asuransi. Lewat peran agen, nasabah mendapatkan informasi yang dibutuhkan soal produk sebelum membuat keputusan membeli polis. Agen pula berperan membantu nasabah saat proses klaim.
Lewat agen, nasabah bisa menyampaikan secara terbuka soal kemampuan finansial agar dibantu diarahkan memilih produk yang sesuai. Rekomendasi produk dari agen akan disesuaikan dengan kemampuan pendanaan nasabah.
Seorang nasabah juga harus terbuka tentang kondisi kesehatannya saat hendak mengajukan keinginan membeli polis. Dengan menyampaikan terbuka, nasabah tidak akan mengalami masalah saat klaim.
Jangan lupa untuk menanyakan secara detail dan kritis tentang produk yang ditawarkan agar punya pemahaman yang jelas. Termasuk pemahaman soal manfaat pertanggungan yang diberikan produk asuransi, berapa lama jangka waktu perlindungan, hingga proses klaim.
