Laba Bank Mandiri Melonjak 25%, Kredit Tumbuh 11,8%
JAKARTA, investortrust – Performa PT Bank Mandiri Tbk semester pertama 2023 berkilau. Laba konsolidasi melonjak 24,74% menjadi Rp 25,23 triliun, dibanding periode sama tahun lalu (year on year/yoy). Adapun kredit tercatat sebesar Rp 1.272 triliun, atau meningkat 11,8% yoy. Sejalan dengan itu, aset Bank Mandiri mencapai Rp 1.963,98 triliun, tumbuh 1,43% (yoy).
Menurut Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk, Darmawan Junaidi, perolehan laba ditopang oleh pendapatan bunga dan syariah konsolidasi Bank Mandiri yang mencapai Rp 64,19 triliun.
“Untuk kredit, segmen komersial tumbuh 19,0% (yoy), diikuti oleh kredit konsumer tumbuh 11,7%, kredit UMKM meningkat 11,7%, serta kredit untuk korporasi tumbuh 5,99% yoy. Untuk kredit Mandiri (bank only) tercatat sebesar Rp 984,68 triliun,” kata Darmawan di Jakarta, Senin (31/7/2023).
Yang menarik, pertumbuhan kredit yang rata-rata mencapai dua digit tersebut dibarengi dengan kualitas aset yang membaik. Indikatornya, rasio kredit bermasalah (NPL) turun 94 basis poin (bps) menjadi 1,53%. Sedangkan rasio kredit berisiko atau loan at risk (LAR) turun 470 bps menjadi 10,5%.
Di lain sisi, beban bank Mandiri turun dari Rp 15,48 triliun menjadi Rp13,83 triliun.
