Tumbuh 9,32%, Laba Bank Kalbar Capai Rp 463,99 Miliar di 2023
Jakarta, investortrust.id - Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) mencatatkan kenaikan laba sebesar 9,32% secara tahunan menjadi Rp 463,99 miliar pada 2023. Kenaikan tersebut ditopang oleh beberapa pos keuangan yang tumbuh seperti kredit dan dana pihak ketiga (DPK).
“Pertumbuhan laba sebesar 9,32% pada 2023 dibandingkan tahun sebelumnya tersebut ditopang dengan tetap tumbuhnya pendapatan bunga dan pendapatan operasional selain bunga, sejalan dengan semakin baiknya kualitas kredit yang diberikan,” kata Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, dikutip, Rabu (3/1/2023).
Makin tebalnya laba Bank Kalbar didorong oleh penyaluran kredit yang tumbuh 7,67% secara tahunan menjadi Rp 15,58 triliun. Hal yang sama juga terjadi pada DPK yang tercatat Rp 18,97 triliun atau naik 8,16% di 2023, dengan pangsa dana murah atau current account saving account (CASA) 62,05%.
Baca Juga
Dukung Transformasi Digital Sektor Perbankan, OJK Terbitkan POJK dan SEOJK Baru
Dari sisi kualitas kredit juga terjaga dengan baik, tercermin dari non performing loan (NPL) berada di level 1,86%. Sementara, total asetnya per 2023 meningkat 6,66% menjadi Rp 25,15 triliun.
“Bank Kalbar berhasil menjaga pengelolaan kualitas aset yang sehat melalui penerapan prosedur penilaian risiko yang sangat hati-hati dan teliti,” ujar Rokidi.
Dikatakan, Bank Kalbar juga terus mendorong pemulihan kredit yang direstrukturisasi menjadi normal kembali. Dengan upaya tersebut, alhasil NPL terjaga di leval yang aman.
Baca Juga
Kredit Perbankan Terus Didorong, Tapi Siapkah UMKM Naik Kelas?

