Ditopang Crossing Saham DSSA, Asing Net Buy Rp 932,88 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) senilai senilai Rp 932,88 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis 8/8/2024), terkoreksi 17,01 poin (0,24%) menjadi 7.195,12.
Net buy terbanyak melanda saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebanyak Rp 787,44 miliar. Net buy tersebut dilakukan pemodal asing melalui pasar negosiasi. Net buy selanjutnya dicatatkan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 175,46 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 134,70 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 107,49 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 47,75 miliar.
Baca Juga
Dirut Bukit Asam (PTBA) Arsal Ismail Raih Penghargaan Industry Marketing Champion Sumsel
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda saham, PT VKTR Teknologi MobilitasTbk (VKTR) Rp 191,81 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 118,44 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 47,97 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 25,15 miliar, dan PT Sarana Menara Infrastructure Tbk (TOWR) Rp 20,59 miliar.
Terkait pelemahan IHSG hari ini terseret penurunan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor material dasar 1,93%, sektor infrastruktur 0,81%, sektor transportasi 0,76%, sektor konsumer primer 0,59%, dan sektor energi 0,34%. Kondisi berbeda dicatatkan sektor saham properti, teknologi, keuangan, dan kesehatan dengan penguatan.
Meski IHSG ditutup di zona merah, tiga saham ini berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) sebanyak 34,21% menjadi Rp 102. Dua lainnya disumbangkan saham pendapatan baru PT Esta Indonesia Tbk (NEST), yang listing hari ini, melesat 35% menjadi Rp 270 dan PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS) naik 34,07% menjadi Rp 244.
Baca Juga
Pacu Kinerja, Astra (ASII) Fokuskan Investasi 7 Lini Bisnis Ini
Penguatan selanjutnya dicatatkan saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menguat 30,77% menjadi Rp 68 dan PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) sebanyak 29,79% menjadi Rp 122.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam dicatatkan, yaitu saham PT Jaya Trishindo Tbk (HELI), PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI), PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR), PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), PT Indo Straits Tbk (PTIS), dan PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI).
Grafik IHSG

