Tumbuh 17,76%, Bank IBK Indonesia Cetak Laba Rp 215,85 Miliar di 2024
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) menutup tahun 2024 dengan kinerja positif. Hal ini tercermin dari pertumbuhan laba sebesar 17,76% secara year on year (yoy) menjadi Rp 215,85 miliar.
Direktur Utama Bank IBK Indonesia Oh In Taek mengungkapkan, capaian ini menggambarkan keberhasilan pihaknya dalam menjaga stabilitas bisnis, kesehatan aset, dan profitabilitas di sepanjang tahun lalu.
Menurutnya, pendapatan bunga bersih tercatat tumbuh 19,28% secara year to date (ytd) menjadi Rp 581,24 miliar. Pertumbuhan ini turut mendorong peningkatan net interest margin (NIM) dari 2,41% pada 2023 menjadi 3,09% di tahun lalu.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Bank IBK Indonesia mampu menghasilkan pertumbuhan yang stabil, baik dari segi bisnis, kesehatan, dan profitabilitas,” ujarnya, dikutip Senin (23/6/2025).
Baca Juga
Bank IBK (AGRS) Incar Dana Rights Issue Rp 1,17 Triliun, Cek Jadwal Lengkap Ini
Dari sisi penghimpunan dana, dana pihak ketiga (DPK) Bank IBK Indonesia naik 5,78% dari Rp 8,89 triliun pada 2023 menjadi Rp 9,41 triliun di tahun lalu. Sementara itu, penyaluran kredit juga meningkat 24,7%, jauh melampaui rata-rata kredit secara industri yang tumbuh 10,5%.
Oh In Taek menyatakan, kualitas kredit tetap terjaga meski non performing loan (NPL) gross tercatat naik 0,48% menjadi 1,96%, dan NPL net meningkat 0,36% menjadi 1,31%. Meski begitu, posisi ini masih terbilang baik karena level NPL masih jauh di bawah threshold sebesar 5%.
Baca Juga
“Secara yoy, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) turun dari 48,04% menjadi 39,74% dan pertumbuhan modal inti mencapai 3,68% dari sebelumnya Rp 5,3 triliun menjadi Rp 5,49 triliun,” katanya.
“Hal ini menunjukkan Bank IBK Indonesia telah mengambil langkah mitigasi risiko adaptif untuk menjaga kualitas aset dalam batas terkendali,” sambung Oh In Taek.

