Cetak Hasil Investasi Rp 553,54 Miliar, Laba Taspen Life Melonjak 44%
JAKARTA, investortrust.id - PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) pada 2024 membukukan laba bersih Rp 130,03 miliar, melonjak 44,10% dibandingkan tahun sebelumnya Rp 90,23 miliar. Laba bersih anak perusahaan PT Taspen (Persero) itu antara lain ditopang hasil investasi yang melesat 21,47% dari Rp 455,72 miliar menjadi Rp 553,54 miliar.
Atas pencapaian Taspen Life, para dewan juri ajang Investortrust Best Insurance Award 2025 memasukkan perusahaan yang didirikan pada 26 Februari 2014 ini ke dalam kelompok nominasi perusahaan asuransi jiwa terbaik 2025 untuk kategori asuransi jiwa beraset Rp 5 triliun hingga Rp 10 triliun.
Direktur Utama Taspen Life, Ibnu Hasyim mengatakan, capaian ini mencerminkan komitmen perusahaan menjaga stabilitas keuangan serta memberikan layanan terbaik kepada nasabah dan pemegang polis.
Baca Juga
Taspen Dirikan DPLK Taspen Life, Terbuka untuk Masyarakat Umum
“Kami bersyukur Taspen Life mampu mempertahankan kinerja positif di tengah dinamika industri. Ke depan, fokus kami adalah memperkuat portofolio produk, memperluas jangkauan layanan, serta meningkatkan literasi asuransi di masyarakat,” ujar Ibnu Hasyim dalam keterangan resmi, baru-baru ini.
Berdasarkan laporan keuangan Taspen Life, perusahaan itu mencatatkan pendapatan premi bruto sebesar Rp 1,55 triliun, tumbuh 19,21% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,30 triliun. Total aset perusahaan juga meningkat 12,48% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 7,50 triliun menjadi Rp 8,44 triliun sebagai hasil dari efisiensi operasional dan pengelolaan investasi yang hati-hati (prudent).
Di sisi lain, rasio solvabilitas (Risk-Based Capital/RBC) Taspen Life pada 2024 mencapai 287,65%, dari 290% pada 2023. Angka ini jauh melampaui batas minimum yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yakni 120%.
Menurut Ibnu Hasyim, Taspen Life berkomitmen terus menciptakan nilai bagi seluruh peserta program melalui produk serta layanan yang berkualitas dan inovatif. Taspen Life menyediakan beragam solusi produk Asuransi Jiwa Kumpulan dan Individu yang mulai dipasarkan pada pengujung 2014 dengan manfaat proteksi jiwa, perencanaan masa depan dan hari tua, dana pendidikan, serta pertanggungan terhadap penyakit kritis.
Dia menjelaskan, ragam produk individu Taspen Life di antaranya Taspen Proteksi Beasiswa, Taspen Smart Save, dan Taspen Bright Life, dengan inovasi layanan digital, seperti aplikasi My Taspen Life, digital polis, layanan Autoklaim, dan layanan klaim terintegrasi.
Baca Juga
AAJI Catat Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp 541 Triliun, Mayoritas Ditempatkan di SBN
“Dalam menjalankan kegiatan usaha, kami selalu memprioritaskan kepercayaan nasabah dengan menempatkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul serta berkualitas dalam setiap pelayanan,” tegas Ibnu Hasyim.
Nasabah Taspen Life terdiri atas aparatur sipil negara (ASN), instansi Pemerintah, lembaga pemerintah nonkementerian, badan usaha milik negara (BUMN), anak perusahaan BUMN, badan usaha milik daerah (BUMD), perusahaan swasta nasional, dan perusahaan multinasional.
“Melalui etos kerja yang tinggi, Taspen Life tumbuh menjadi perusahaan tepercaya sehingga mampu bersaing dengan perusahaan asuransi sejenis di Indonesia,” tandas dia.

