Meski Laba Turun Tipis, Aset dan Ekuitas CAR Life Insurance Tetap Tumbuh
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan asuransi jiwa yang telah berdiri kurang lebih setengah abad ini, yakni PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya (CAR Life Insurance), berhasil mempertahankan pertumbuhan kinerja tahun 2024 secara fenomenal di kategori asuransi jiwa beraset Rp 10 – 25 triliun.
Menurut riset DataTrust, CAR mengantongi laba di tahun buku 2024 sebesar Rp 207,32 miliar atau turun tipis sebesar 0,58% jika dibandingkan dengan perolehan laba tahun 2023 yang sebesar Rp 208,53 miliar.
Baca Juga
AAUI: Skema Co-payment Bisa Turunkan Premi Asuransi Kesehatan Hingga 5%
Meski perolehan laba turun, CAR Life Insurance membukukan kenaikan hasil investasi sebesar 0,65%, menjadi Rp 10,89 triliun pada tahun 2024, dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp 10,82 triliun.
Terkait pendapatan premi perusahaan pada tahun 2024, CAR mencatat penurunan sebesar 26,65% secara year on year (yoy). Pendapatan premi perusahaan di tahun 2023 tembus di Rp 2,65 triliun, sementara di tahun 2024 hanya mencapai Rp 1,95 triliun.
Namun, jika dilihat lebih jauh, nilai ekuitas CAR Life Insurance masih tumbuh positif sebesar 8,15% pada tahun 2024. Tercatat, ekuitas perusahaan di tahun lalu sebesar Rp 3,45 triliun, naik dari tahun 2023 yang sebesar Rp 3,19 triliun.
Baca Juga
AAUI Catat Premi Asuransi Umum Tumbuh 0,3% Jadi Rp 30,53 Triliun di Kuartal I 2024
Begitu pula dengan aset pada tahun buku 2024, CAR Life Insurance mencatat pertumbuhan sebesar 2,02% (yoy). Di mana, nilai aset pada tahun 2024 tercatat sebanyak Rp 11,48 triliun, sedangkan di tahun 2023 sekitar Rp 11,26 triliun.
Melihat kinerja daripada CAR Life Insurance, para dewan juri ajang Investortrust Best Insurance Award 2025 mengetok palu secara hikmat dan memasukkan perusahaan ini ke dalam kelompok nominasi perusahaan asuransi jiwa terbaik di tahun ini.

