OJK Terus Kawal Penyelesaian Hak Nasabah Wanaartha Life
JAKARTA, Investortrust.id - Sejak terbentuknya tim likuidasi Wanaartha Life (WAL) hingga saat ini, tim likuidasi telah menerima tagihan klaim dari pemegang polis dan kreditur lainnya, termasuk melakukan verifikasi terhadap 26.285 jumlah polis dari 12.577 pemegang polis (pempol).
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan, Tim Likuidasi telah melaporkan kepada OJK bahwa kantor akuntan publik (KAP) telah menyelesaikan audit neraca penutupan yang memuat nilai aset yang berdasarkan nilai likuidasi dan nilai kewajiban berdasarkan agreed upon procedures (AUP) yang dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria.
Baca Juga
Belum Sebulan ‘Ganti Baju’, Asuransi Jiwa Prolife Indonesia Akhirnya Ditutup
“Neraca penutupan yang diaudit tersebut merupakan dasar bagi tim likuidasi untuk menyusun neraca sementara likuidasi (NSL),” ujar Ogi, dalam keterangan resminya, seperti dikutip, Selasa (07/11/2023).
NSL yang dimaksud, lanjut Ogi, merupakan dasar untuk menghitung recovery assets yang selanjutnya akan dibagikan kepada pemegang polis dan kreditur lainnya secara proporsional sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Saat ini OJK terus memantau proses penyusunan NSL dengan meminta perbaikan atau penyesuaian format NSL sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Baca Juga
OJK Awasi Terus Operasional Eks PT Asuransi Jiwa Indosurya Sukses
NSL dimaksud merupakan dasar untuk menghitung recovery assets yang selanjutnya akan dibagikan kepada pemegang polis dan kreditur lainnya secara proporsional sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Saat ini OJK terus memantau proses penyusunan NSL dengan meminta perbaikan atau penyesuaian format NSL sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Karena tak kunjung mampu menyelesaikan permasalahannya, WAL pada akhirnya resmi mendapatkan sanksi pencabutan izin usaha pada 5 Desember 2022. Kini, perusahaan asuransi jiwa tersebut tengah menjalani serangkaian proses likuidasi untuk membayar tunggakan pembayaran klaim para pempol. (CR-13)

