Bagikan

BSI Ungkap Empat Produk Emas Andalan, Cicil Emas Jadi Primadona

JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI terus memperkuat posisinya dalam bisnis emas, seiring dengan mandat yang diberikan pemerintah untuk menjalankan bisnis bullion bank. 

Plt Direktur Utama BSI Bob T Ananta mengungkapkan, setelah resmi ditunjuk sebagai bank pertama yang menjalankan bisnis bulion bank pada Februari 2025, BSI memiliki empat produk andalan, yaitu Gadai Emas, Cicil Emas, Tabungan Emas, dan Pembiayaan dengan Jaminan Emas.

”Bank yang punya bisnis gadai emas cuman BSI. Gadai itu pembiayaan yang sifatnya jangka pendek dan biasanya digunakan untuk bridging,” ujarnya, dalam acara halal bi halal BSI bersama jurnalis, di Jakarta, Selasa (15/4/2025).

Produk kedua, adalah Cicil Emas. Menurut Bob, cicil emas saat ini menjadi primadona karena sesuai dengan tren pasar yang mengarah pada instrumen investasi yang aman (safe haven). Produk ini memungkinkan nasabah membeli emas dengan harga saat ini, namun pembayarannya dapat dicicil selama enam hingga 12 bulan. 

Baca Juga

Melesat 632,23%, Penjualan Emas BSI Tembus 125.981 Gram per Maret 2025

Plt Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Bob T Ananta (kedua kiri) bersama dengan Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna (kedua kanan) dan SEVP Branding & Communication BSI Kemas Erwan Husainy berbincang dengan nasabah di layanan emas BSI di Jakarta, Selasa (15/4/2025). Foto: Investortrust/Mohammad Defrizal 

“Pertumbuhannya (cicil emas) setahun kemarin itu 177%, portfolionya menjadi Rp 6,4 triliun, yang sebelumnya hanya Rp 2,3 triliun. Kemudian, akuisisi nasabah cicil emas juga agresif, pertambahan nasabah cicil emas itu 81,4% dari 186.000 pada 2023 menjadi 337.000 pada 2024,” katanya. 

Adapun, dua produk lainnya adalah tabungan emas dan pembiayaan dengan jaminan atau kolateral emas. Meskipun tabungan emas saat ini masih tercatat secara off balance sheet karena belum mengikuti regulasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 17 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion, tapi BSI sudah terbiasa mengelola stok dan inventaris emas secara profesional. 

Baca Juga

Punya Prospek Cerah, BSI Sebut Emas Jadi Solusi Investasi Menjanjikan 

Sementara untuk pembiayaan dengan jaminan emas, Bob menilai sangat aman secara risiko. “Kalau gadai itu juga pembiayaan tapi jangka pendek itu maksimum misalnya empat bulan jumlahnya Rp 250 juta. Tapi begitu kita bicara pembiayaan dengan jaminan emas, itu bisa tergantung pembiayaan untuk modal kerja atau investasi tapi emasnya kemudian ada di kita,” ucapnya. 

“Jadi kita sudah punya empat produk,” sambung Bob. 

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024