Pemangkasan Suku Bunga The Fed Bakal Berlanjut di 2025, OJK: Berdampak Positif Terhadap Perekonomian Indonesia
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa potensi pemangkasan Federal Funds Rate (FFR) yang masih akan berlanjut di tahun 2025 diperkirakan akan berdampak positif terhadap perekonomian Indonesia.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengungkapkan, bagi perbankan Indonesia, penurunan FFR yang diikuti dengan penyesuaian BI Rate akan berdampak pada turunnya cost of fund bank sehingga dapat berdampak positif pada profitabilitas bank dan lebih membuka ruang bagi bank untuk menurunkan suku bunga kredit dan mengakselerasi pertumbuhan kredit.
Hal tersebut juga dikonfirmasi oleh hasil Survey Bisnis Orientasi Perbankan OJK (SBPO) yang mana mayoritas bank responden berpendapat bahwa penurunan FFR dapat menstimulus pertumbuhan ekonomi global termasuk Indonesia.
"Tentu saja hasil Pemilu Amerika Serikat (AS) dan dampaknya terhadap kondisi perekonomian global dan domestik tetap harus dipertimbangkan oleh perbankan dalam penyusunan target dan strategi bank," ujar Dian dalam jawaban tertulis Konferensi Pers Assesmen Sektor Jasa Keuangan & Kebijakan OJK Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan Oktober 2024, Kamis (14/11/2024).
Adapun target perbankan untuk tahun 2025 yang akan dilaporkan melalui rencana bisnis bank (RBB), kata Dian, akan disampaikan oleh bank selambatnya akhir November 2024.
"Sehingga proyeksi kinerja perbankan berdasarkan RBB akan diketahui pada Desember 2024," ucapnya.

