Xendit Catat Kenaikan Total Volume Pembayaran Sebesar 5% Jadi Rp300 Triliun
JAKARTA, Investortrust.id - Perusahaan financial technology (fintech) dan payment gateway Xendit mencatatkan pertumbuhan pada total volume pembayaran (TPV) sebesar 5% di tahun lalu menjadi lebih dari Rp 300 triliun.
Co-Founder dan COO Xendit Group, Tessa Wijaya mengatakan, dalam lanskap fintech yang terus berkembang, pihaknya mengklaim menjadi salah satu fondasi pertumbuhan dan inovasi. Di sisi yang bersamaan, juga terus mengupayakan kemajuan digital dan ekonomi.
“Xendit tidak hanya bertujuan untuk mendukung infrastruktur pembayaran digital, tetapi juga berkontribusi aktif pada inisiatif pemerintah untuk memperkuat pendidikan, perlindungan pengguna fintech, dan memajukan kolaborasi lintas sektor,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Senin (5/2/2024).
Pertumbuhan TPV tersebut, lanjut Tessa, ditopang peningkatan tren pembayaran melalui virtual account. Metode ini juga menjadi pilihan utama di antara metode pembayaran pada kategori Money In di Indonesia. Ini mencerminkan tingkat kepercayaan yang tinggi pada penggunaan transfer bank dan virtual account.
”Virtual account berkontribusi lebih dari 50% pada TPV, mengalami pertumbuhan sebesar 7% dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.
Baca Juga
Di sisi lain, sektor jasa masih menjadi yang paling dominan dalam volume transaksi dengan mencatatkan frekuensi tertinggi. Telekomunikasi seluler menjadi kontributor utama dalam pertumbuhan ini, diikuti layanan keuangan dan produk digital.
“Penggunaan kartu kredit mengalami pertumbuhan pesat. Terjadi peningkatan empat kali lipat pada TPV kartu kredit yang menggambarkan kepercayaan pasar yang semakin meningkat,” jelas Tessa.
TPV juga ditopang meningkatnya transaksi lewat quick response code Indonesian standard (QRIS) sebesar 6% menjadi lebih dari 20 juta transaksi di tahun lalu.
Penopang lain pertumbuhan TPV ialah sektor ritel dan produk digital yang menunjukkan kenaikan pesat. Kemudian, restoran, travel, dan layanan hospitality turut menjadi sektor yang menunjukan kinerja baik.
“Xendit akan terus berupaya berpartisipasi aktif dalam program pemerintah dan regulator, asosiasi, UMKM (usaha mikro kecil dan menengah), mitra, dan agenda nasional lainnya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan,” pungkas Tessa. (CR-13)

