PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) Cetak Kenaikan Laba Bersih Jadi Rp2,6 Triliun
JAKARTA, Investortrust.id – PT Bank Danamon Indonesia Tbk melaporkan Laba Bersih Setelah Pajak (NPAT) konsolidasi sebesar Rp2,6 triliun selama Januari—September 2023. Perolehan laba tersebut naik tipis sebesar 2,69% dibandingkan raihan pada kuartal III-2022. Pada periode tersebut emiten berkode bursa BDMN dan entitas anak ini mencetak laba bersih senilai Rp2,53 triliun.
Dalam periode kuartal III-2023, BDMN juga mencatatkan pertumbuhan Net Interest Margin (NIM) sebesar 26 basis poin (bps) Year-on-Year (YoY), dengan Pendapatan Operasional meningkat sebesar 7% YoY menjadi Rp13,3 triliun.
Dalam paparan yang disampaikan Direktur Utama PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Daisuke Ejima, Senin (30/10/2023), total kredit dan trade finance tumbuh sebesar 18% YoY atau mencapai Rp166,2 triliun, didukung oleh pertumbuhan kredit yang lebih kuat di semua segmen bisnis.
Baca Juga
“Kontributor terbesar dari jumlah loan portfolio adalah kredit segmen Enterprise Banking & Financial Institution yang mencapai Rp75,6 triliun, atau tumbuh 14% YoY, disusul kredit yang berasal dari pembiayaan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk atau Adira Finance anak perusahaan Danamon ebesar Rp52,8 triliun atau bertumbuh 26% YoY,” kata Ejima.
Pembiayaan baru Adira Finance tumbuh sebesar 39% YoY. Kredit Konsumer mencapai tingkat pertumbuhan tertinggi sebesar 31% YoY, mencapai Rp15,3 triliun, sedangkan Kredit UKM menunjukkan pertumbuhan 10% YoY.
Di tengah kondisi suku bunga yang tinggi, Danamon dapat mempertahankan pertumbuhan pendanaan granular sebesar 9% YoY.
Baca Juga
Danamon Ingatkan Nasabah Soal Trik Penipuan Tagihan Kartu Kredit
Danamon menyeimbangkan pertumbuhan kredit yang tinggi dengan manajemen kualitas aset yang memadai. Hal ini tercermin dari rasio Loan at Risk (LAR) (termasuk restrukturisasi Covid-19 yang masih direlaksasi) berhasil turun menjadi 12,3%, membaik 190 bps YoY.
Danamon juga meningkatkan cakupan Non-Performing Loan (NPL) mencapai 252,7% untuk mendukung pertumbuhan kreditnya.
“Kami akan terus mempertahankan dan berusaha melampaui pencapaian ini ke depannya, termasuk semakin menjajaki dan mengoptimalkan kolaborasi kami dengan para pelaku bisnis dalam jaringan ekosistem MUFG. Kami juga berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam membangun fondasi kami untuk menopang pertumbuhan jangka panjang termasuk di bidang IT, Digital, SDM, dan jaringan kantor cabang sehingga kami dapat mewujudkan semangat 'Grow with Us' bersama nasabah dan komunitas melalui layanan kami,” ujar Daisuke Ejima.
Berikutnya disampaikan, sebagai bagian dari MUFG, grup jasa keuangan dan bank terbesar di Jepang, Danamon didukung oleh kekuatan, keahlian dan jaringan MUFG dalam melayani nasabah dan memfasilitasi pertumbuhan bisnis untuk memberikan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Danamon juga menjadi enabler yang selalu ada untuk mendukung pertumbuhan baik nasabah dan mitra bisnis, karyawan, komunitas, serta perekonomian Indonesia. Hal ini tercermin dengan Danamon yang menghadirkan solusi keuangan yang inovatif dan tepat agar nasabah dapat memegang kendali atas kebutuhan dan tujuan keuangan mereka,” tuturnya.

