Lima Tahun Tumbuh Pesat, Total Pembiayaan Modal Ventura Capai Rp 17,39 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agusman mengungkapkan total pembiayaan industri modal ventura mencapai Rp 17,39 triliun hingga November 2023.
“Di November 2023, outstanding penyaluran industri modal ventura mencapai Rp 17,39 triliun. Angka tersebut terdiri atas penyaluran konvensional Rp 16,78 triliun dan penyaluran syariah sebesar Rp 0,61 triliun,” ujarnya, dalam konferensi pers, di Jakarta, Selasa (23/1/2024).
Baca Juga
OJK Terbitkan POJK Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Modal Ventura
Jumlah tersebut, lanjut Agusman, meningkat signifikan, dibandingkan lima tahun lalu atau pada 2018 yang baru mencapai Rp 8,64 triliun. Namun, jika dibandingkan dengan posisi November 2022, total pembiayaan tersebut mencatatkan penurunan sekitar 2,63% dari posisi Rp 17,86 triliun.
“Memang sedikit turunatau terkoreksi, dibandingkan tahun lalu. Tetapi, kalau dibandingkan lima tahun yang lalu pencapaiannya sudah di atas 200% dari sekitar Rp 8 triliun menjadi Rp 17 triliun di data terakhir kita,” katanya.
Agusman mengatakan, penyaluran pembiayaan industri modal ventura hingga November 2023 diberikan kepada 2,28 juta pasangan usaha atau yang sering disebut mitra bisnis atau start up. Penyaluran pembiayaan tersebut paling banyak dikontribusi dari Pulau Jawa.
Baca Juga
Menko Airlangga Targetkan Pengguna Kartu Prakerja Capai 19 Juta di 2024
“Di mana 1,71 juta (pasangan usaha) lokasinya di Pulau Jawa dan 532.573 di luar Pulau Jawa. Dan seperti kita tahu lebih dari 98% dari pasangan usaha tersebut adalah debitur pembiayaan. Kemudian, sekitar 1,88 juta diantaranya adalah pasangan usaha yang bergerak di sektor perdagangan, baik besar maupun kecil,” jelasnya.
Dia mengungkapkan, jumlah ini juga meningkat signifikan terutama dibanding lima tahun sebelumnya atau pada 2018 yang hanya berjumlah 1,77 juta pasangan usaha. “Dan ke depan kita harapkan akan terus menaik dan meningkat,” pungkasnya. (CR-13)

