Begini Upaya Prudential Tekan Klaim Kesehatan
JAKARTA, investortrust.id - Industri asuransi jiwa menghadapi kondisi tidak mudah, hal ini tercermin dari klaim asuransi kesehatan yang mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan. Tak terkecuali klaim kesehatan di Prudential yang meningkat 28% pada semester I 2024.
Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen mengungkapkan, ada berbagai upaya yang dilakukan pihaknya untuk menekan klaim kesehatan, salah satunya dengan penerapan standarisasi harga di rumah sakit (RS) rekanan.
“Ini semua merupakan bagian dari strategi kita untuk bagaimana kita melawan medical inflation,” ujarnya, saat ditemui media, di Jakarta, Rabu (25/9/2024).
Baca Juga
Hari Pelanggan Nasional 2024, Prudential Indonesia Berikan Check Up Gratis Lho
Hal ini dilakukan, lanjut Karin, karena di sejumlah RS relatif memiliki tarif yang berbeda-beda untuk satu jenis penyakit yang sama. Jika hal ini terealisasi, ia berharap akan berdampak positif yaitu bisa membantu Prudential memperkirakan berapa kira-kira biaya atau klaim yang akan dibayarkan.
Upaya lain dari Prudential untuk menekan angka klaim kesehatan yaitu dengan memberikan reward dan insentif kepada para nasabah yang bisa menjaga pola hidup sehat, misalnya dengan potongan premi, dan lainnya.
“Kami berharap dari sana kami bisa menarik lebih banyak nasabah yang appreciate kalau untuk dapat reward karena dia jaga hidup sehat, mudah-mudahan nasabah yang bergabung itu jadi nasabah yang profil lebih sehat,” kata Karin.
Selain itu, pihaknya juga secara ketat mengkaji klaim yang akan dibayarkan agar nantinya tidak membayarkan klaim yang terindikasi fraud.
Baca Juga
Prudential Indonesia Raih Special Awards di Ajang “Investortrust Best Insurance 2024”
Sementara itu, masih terkait upaya penetapan tarif di RS rekanan, Chief Operations & Health Officer Prudential Indonesia Dian Budiani menyatakan, di negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura telah melakukan hal tersebut. Bahkan keduanya telah memiliki regulasi dan dan merekomendasikan ini ke setiap RS.
Sekadar informasi, hingga semester I 2024, Prudential telah membayarkan total klaim sebesar Rp 8,6 triliun, naik 3% secara year on year (yoy). Dari jumlah tersebut, Rp 3,3 triliun di antaranya merupakan klaim kesehatan, yang mengalami kenaikan 28% yoy.

