Bos ACC Sebut Penurunan Suku Bunga Datangkan Dua Manfaat Bagi Perusahaan Pembiayaan
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan pembiayaan Grup Astra yang tergabung dalam Astra Credit Companies (ACC) yang terdiri dari, PT Astra Sedaya Finance, PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance dan PT Astra Auto Finance kompak menyambut positif pemangkasan suku bunga Bank Indonesia (BI) atau BI Rate.
Penurunan suku bunga acuan tersebut diyakini akan membawa dampak positif terhadap kinerja perusahaan, sekaligus menjadi sentimen positif bagi industri pembiayaan keuangan.
“Bagi kami yang di industri pembiayaan, penurunan suku bunga ini menjadi sebuah sentimen positif,” ujar CEO Astra Credit Companies (ACC) Hendry Christian Wong dalam Astra Media Day 2024 di Jakarta, Kamis (19/9/2024).
Baca Juga
Pembiayaan Mobil ACC Tembus Rp 19 Triliun di Semester I 2024
Asal tahu, kemarin (18/9/2024) The Fed memangkas suku bunga acuan sebanyak 50 bps menjadi 4,75-5%. Sejalan dengan hal tersebut, Bank Indonesia (BI) juga melakukan pemangkasan suku bunga atau BI Rate sebanyak 25 bps menjadi 6%.
Hendry menilai, terdapat dua dampak positif yang mempengaruhi kinerja perusahaan. Pertama, penurunan suku bunga harapannya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia khususnya dalam sektor riil, yang mendorong daya beli masyarakat.
“Dan tentunya bagi kami secara spesifik bisa meningkatkan pertumbuhan dari permintaan kredit untuk suku bunga turun,” tuturnya.
Kemudian, ia berharap dengan sebagian pendanaan dari ACC yang berasal dari perbankan, dapat berdampak positif pada cost of fund dari Perusahaan. Terlebih lagi dengan pembiayaan dari ACC yang secara khusus menyasar ke sektor otomotif.
Baca Juga
Bos Maybank Indonesia Sambut Positif Penurunan BI Rate Jadi 6%
"Harapan kami ini memberi ruang lebih besar buat kami bersama-sama dengan tambahan di otomotif untuk bisa offering paket-paket kredit yang lebih kompetitif dan atraktif. Ya, bukan hanya soal bunga,” paparnya.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa ACC dan sejumlah perusahaan otomotif dari Astra berkomitmen dengan adanya pemangkasan suku bunga ini dapat memunculkan paket-paket kredit yang lebih kompetitif dan atraktif.
“Karena kalau soal bunga murah, tanpa ada penurunan bunga, kita balik ke efek GIIAS kemarin, kita sudah menawarkan bunga murah. Waktu di GIIAS itu bunga 0,67%,” pungkasnya.

