Rilis SWR 005, Bank Mega Syariah Bidik Penjualan Rp 15 Miliar
JAKARTA, investortrust.id - Bank Mega Syariah ditunjuk menjadi salah satu bank syariah pelaksana cash waqf linked sukuk ritel (CWLS) seri sukuk wakaf ritel (SWR) 005. Penjualan produk ini ditargetkan bisa mencapai Rp 15 miliar.
Sales & Distribution Head Bank Mega Syariah Dila Karnela Peter mengungkapkan, potensi sukuk wakaf pada Bank Mega Syariah cukup besar. Melalui sukuk wakaf ini, nasabah akan memperoleh fasilitas untuk berwakaf uang dan menempatkan uangnya pada instrumen investasi yang aman dan produktif.
“Potensi penjualan untuk SWR 005 Bank Mega Syariah bisa mencapai Rp 15 miliar,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Kamis (15/8/2024).
Nantinya, lanjut Dila, dana SWR 005 akan digunakan pihaknya untuk berbagai program pemberdayaan umat, salah satunya untuk ketahanan pangan berbasis pesantren melalui pemberdayaan peternakan di salah satu pondok pesantren di Kendari, Kota Sulawesi Tenggara.
Baca Juga
Bank Mega Syariah Bidik Pembiayaan Rumah Naik 20% di Tahun Ini
“Keuntungan dari peternakan akan digunakan untuk membiayai santri-santri penghafal al-qur’an dan juga pengembangan peternakan. Sehingga, tidak hanya untuk kemandirian ekonomi, tapi juga imbal hasil dari sukuk wakaf ini juga berkontribusi pada pendidikan,” katanya.
Menurutnya, strategi pemasaran sukuk wakaf ni akan dioptimalkan melalui jaringan kantor cabang yang di seluruh Indonesia, didukung berbagai media promosi. Target penjualan ini juga diarahkan kepada nasabah setia, institusi pemerintah dan swasta, komunitas, lembaga Ziswaf, dan seluruh perusahaan yang ada di ekosistem perusahaan.
Baca Juga
Hingga Semester I 2024, Volume Tabungan Haji Bank Mega Syariah Naik 12,47%
Masa penawaran SWR 005 ini, lanjut Dila, akan berlangsung pada 9 Agustus hingga 9 Oktober 2024. Selain datang ke cabang Bank Mega Syariah, masyarakat juga dapat memesan secara online di website perusahaan.
Sebelumnya pada SWR 004, Bank Mega Syariah mencatatkan penjualan lebih dari Rp 84 miliar, jauh melampaui target awal sebesar Rp 10 miliar, atau melonjak 847%. “Perolehan ini menjadikan Bank Mega Syariah sebagai penyalur terbesar di antara bank syariah lainnya,” ucap Dila.

