Luncurkan Kartu Pembiayaan Syariah, Bank Mega Syariah Bidik 1 Juta Nasabah
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang membutuhkan pembayaran mudah dan praktis, Bank Mega Syariah meluncurkan kartu pembiayaan (kartu kredit berbasis syariah) yaitu Syariah Card. Dalam 10 tahun, ditargetkan satu juta nasabah bisa tergaet melalui kartu ini.
Direktur Utama Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo mengungkapkan, penetrasi kartu kredit berbasis syariah di Indonesia masih rendah, padahal potensi pasar masih besar hingga saat ini baru ada dua bank umum syariah yang memiliki produk kartu pembiayaan syariah.
“Saat ini semakin banyak masyarakat yang menginginkan produk halal, termasuk dalam penggunaan kartu kredit. Syariah card dapat menjadi pilihan produk syariah untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat dengan tetap mengikuti ketentuan syariah,” ujarnya, dalam Grand Launching Syariah Card, di Jakarta, Jumat (20/9/2024).
Berbeda dengan kartu kredit konvensional yang menerapkan sistem bunga, Syariah Card sistem biaya bulanan dan biaya tahunan yang tetap. Besarannya juga cenderung lebih rendah dibanding bunga kartu kredit konvensional.
Baca Juga
“Selain itu, Syariah Card juga menerapkan mekanisme potongan biaya bulanan bersih (net monthly fee) yang diberikan kepada pemegang kartu berdasarkan penggunaan dan pembayaran mereka,” kata Yuwono.
Sementara itu, Direktur Bisnis Bank Mega Syariah Rasmoro Pramono Aji menargetkan, sebanyak satu juta nasabah bisa tergaet melalui produk kartu kredit syariah ini dalam kurun 10 tahun ke depan.
“Memang kita dulu waktu (soft) launching kita punya mimpi satu juta kartu dalam waktu 10 tahun. Jadi di posisi hari ini forecast sampai dengan Desember semoga kita bisa memenuhi di angka 40.000 kartu,” ucap dia.
Baca Juga
Tingkatkan Layanan, Direksi Bank Mega Syariah Terima Masukan Langsung dari Para Nasabah
Sebelum grand launching, Bank Mega Syariah telah melakukan soft launching Syariah Card pada medio April 2023. Animo masyarakat atas produk ini tinggi, tercermin dari jumlah kartu baru yang diterbitkan pada periode Januari-Agustus 2024 mengalami pertumbuhan dua kali lipat dibanding periode April-Desember 2023.
“Transaksi menggunakan Syariah Card juga menunjukkan pertumbuhan lebih dari empat kali lipat atau lebih dari 300%. Sedangkan outstanding pembiayaan tumbuh lebih dari tiga kali lipat atau lebih dari 200%,” kata Yuwono.
Jumlah transaksi Syariah Card sudah mencapai lebih dari Rp 240 miliar per Agustus 2024. “Kami menargetkan dapat mencapai 500.000 kartu dalam lima tahun sejak diluncurkan di 2023,” ucap dia.

