Raih Penghargaan Best Insurance 2024, BRI Life Makin Terpacu untuk Terus Berkarya
JAKARTA, investortrust.id - PT Asuransi BRI Life berhasil meraih penghargaan sebagai 'Best Insurance 2024' pada kategori asuransi jiwa dengan aset di atas Rp 10 triliun sampai Rp 25 triliun. Penghargaan itu diraih dalam ajang 'Investortrust Best Insurance 2024' yang digelar oleh portal data dan berita ekonomi independen, investortrust.id, Kamis (25/7/2024).
Asuransi BRI Life berhasil menjadi salah satu yang terbaik setelah lolos dalam berbagai proses seleksi. Di mana, pada akhirnya, BRI Life bersama dengan 35 perusahaan lainnya ditetapkan sebagai perusahaan asuransi terbaik berdasarkan kelas aset.
Division Head Human Capital BRI Life Irwan Apriantoro mengungkapkan, penghargaan ini diperoleh berkat dukungan terbaik dari berbagai pihak yang diberikan kepada BRI Life.
"Terima kasih kepada Investortrust sebagai penyelenggara acara ini, dewan juri, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terbaik, sehingga Asuransi BRI Life mendapat penghargaan di acara bergengsi Best Insurance 2024 dengan kategori perusahaan aset terbaik dengan aset di atas Rp 10 triliun sampai Rp 25 triliun," ungkapnya.
Lebih lanjut, Irwan menyebut, BRI Life mendedikasikan penghargaan ini bagi para stakeholder dan segenap insan BRI Life yang telah memberikan kontribusi terbaiknya bagi kemajuan perusahaan.
"Tentunya penghargaan ini menjadi booster bagi kami untuk terus berkarya dan produktif dalam bekerja dalam rangka memberi makna Indonesia," ungkap Irwan.
Sebagai tambahan informasi, pada tahun ini investortrust.id menggelar pemberian penghargaan perusahaan asuransi terbaik dengan tema "Reformasi Perasuransian untuk Mengembalikan dan Menumbuhkan Kepercayaan Masyarakat".
Penghargaan diberikan kepada 12 perusahaan asuransi jiwa, 15 perusahaan asuransi umum, dan satu perusahaan reasuransi. Sementara itu, sembilan perusahaan mendapatkan penghargaan spesial, yang salah satunya juga mendapatkan predikat asuransi terbaik di segmen asuransi jiwa.
Dalam proses seleksi dan pemeringkatan perusahaan-perusahaan asuransi dan reasuransi ini, investortrust.id menggaet sejumlah praktisi yang amat memahami karakter industri sebagai tim juri.
Para tim juri terdiri atas Ketua Tim Juri S Budisuharto yang sebelumnya kerap menjabat berbagai posisi dewan direksi di sejumlah perusahaan asuransi, anggota tim juri Kapler Marpaung yang juga anggota Dewan Kehormatan Asosiasi Ahli Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (APARI), Chairman of Financial Planner Association (FPA) Indonesia Tri Djoko Santoso, dan Primus Dorimulu dari Investortrust.id.
Adapun dalam proses penilaiannya, perusahaan-perusahaan asuransi jiwa dibagi atas empat kelas aset, yakni kelas aset di antara Rp 1 triliun Rp 5 triliun, lalu kelas aset antara Rp 5 triliun Rp 10 triliun, kelas aset antara Rp 10 triliun Rp 25 triliun, dan kelas aset di atas Rp 25 triliun.
Sementara perusahaan asuransi umum juga dibagi dalam lima kelas aset berbeda, yakni kelas aset antara Rp 250 miliar Rp 500 miliar, kelas aset antara Rp 500 miliar Rp 1 triliun, kelas aset di atas Rp 1 triliun Rp 2 triliun, kelas aset antara Rp 2 triliun Rp 5 triliun, dan kelas aset terbesar yakni di atas Rp 5 triliun. Untuk perusahaan reasuransi tidak dibagi per kelas aset karena sedikitnya perusahaan yang diseleksi.
Disampaikan Ketua Tim Juri Investortrust Best Insurance 2024 S Budisuharto, untuk dapat masuk dalam proses pemeringkatan, perusahaan asuransi harus memenuhi kriteria seleksi awal, seperti laporan keuangan 2023 yang sudah diaudit dan tidak mendapat opini disclaimer.
Selain itu, ekuitas tahun 2023 di atas Rp 100 miliar, aset asuransi jiwa tahun 2023 di atas Rp 1 triliun, dan aset asuransi umum tahun 2023 di atas Rp 500 miliar. Lalu tidak menderita rugi di tahun 2023, memiliki rasio solvabilitas atau risk based capital (RBC) di tahun 2023 minimal 120% seperti yang disyaratkan Otoritas Jasa Keuangan, serta tidak dalam kondisi PKU, run off atau masa transisi.

