Pengamat: Asuransi Wajib Bagi Kendaraan Perlu Perhatikan Kondisi Masyarakat
JAKARTA, investortrust.id - Pengamat asuransi Irvan Rahardjo mengatakan, wacana kewajiban asuransi bagi kendaraan bermotor sebetulnya mengenai third party liability (LPT). Selama ini, kata Irvan, asuransi untuk kendaraan bersifat sukarela.
“Tapi ini akan diwajibkan oleh pemerintah, dengan harapan masyarakat mendapatkan proteksi,” kata Irvan dalam diskusi Polemik Trijaya, yang digelar daring, Sabtu (20/7/2024).
Irvan mengatakan, LPT merupakan asuransi yang sifatnya menanggung kerugian manakala pemilik asuransi diminta mengganti kerugian akibat kecelakaan yang dideritanya. Irvan mengatakan, LPT selama ini sudah dimiliki oleh pemilik kendaraan mobil mewah.
“Ini umumnya karena tuntutan bagi mobil mewah yang menabrak orang misalnya itu muncul. Oleh karena itu mobil-mobil mewah itu umumnya LPT-nya cukup besar karena mengantisipasi gugatan,” kata dia.
Baca Juga
Selain Untungkan Industri, OJK Sebut Penerapan Asuransi Wajib Berdampak Positif bagi Banyak Pihak
Irvan mengatakan, berharap wacana mewajibkan LPT untuk kendaraan bermotor ini dapat menghitung beban masyarakat. Sehingga, besarannya diharapkan tak menimbukkan polemik.
“Nanti kalau itu diwajibkan seyogyanya jumlahnya minimalis aja, karena itu akan menimbulkan beban bagi sebagian besar pengendara yang mayoritas roda dua,” ujar dia.
Selain memahami kebutuhan masyarakat, penerapan LPT untuk kendaraan itu juga memerlukan percepatan prosedur pelayanan di industri asuransi Tanah Air. Dia mengatakan industri asuransi harus siap berbenah agar pengajuan klaim dari nasabah dapat sederhana, cepat, dan tepat.
Baca Juga
Penerapan Progam Asuransi Wajib, OJK: Tinggal Tunggu Peraturan Pemerintah
“Masalah pelayanan asuransi harus cepat, karena dia harus memberikan persetujuan. Jangan terlalu lama karena ini menyangkut korban,” kata dia.
Selain ekosistem asuransi, Irvan juga meminta dipercepatnya jaringan bengkel yang terhubung dengan klaim asuransi. “Jaringan bengkel-bengkel yang menjadi partner dari perusahaan asuransi dapat menjadi support system yang harus disiapkan,” kata dia.

