KoinWorks Sebut 60% UMKM Hadapi Tantangan Rantai Pasok
JAKARTA, investortrust.id - KoinWorks dan Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) meluncurkan Impact Report 2023 berjudul "Leveling Up the MSME Ecosystem." Peluncuran laporan tersebut diikuti dengan diskusi panel dengan menghadirkan beberapa pembicara dari sektor fintech, modal ventura, dan ekonomi berkelanjutan.
CEO dan Co-Founder KoinWorks, Benedicto Haryono, menjelaskan, KoinWorks merupakan perusahaan fintech dengan sebuah misi yang jelas, yang berkomitmen untuk memastikan kontribusinya terhadap inklusi keuangan, pengurangan karbon, dan dampak positif pada pendana, peminjam, serta semua pemangku kepentingan.
Sementara itu, Chief of Impact & ESG KoinWorks, Angelique Timmer, menjelaskan, lebih dari 60% UMKM menghadapi tantangan dalam mengelola rantai pasokan mereka secara efisien, terutama dengan keterbatasan arus kas.
Lebih lanjut dia mengingatkan pentingnya bagi sektor-sektor seperti FMCG, pertanian, dan kesehatan, agar lebih cepat, efisiensi, dan lincah dalam berbisnis.
Baca Juga
Perkuat Ekosistem UMKM, KoinWorks Optimalkan Akses Pembiayaan yang Efisien
“Visi kami adalah agar UMKM tidak hanya masuk ke pasar sebagai pengecer tetapi menjadi bagian integral dari ekosistem produksi domestik,” kata Angelique Timmer dalam keterangan resmi dikutip, Selasa (2/7/2024).
Dalam presentasinya, Angelique juga menjelaskan bahwa fokus KoinWorks adalah pada dukungan di tingkat ekosistem. ‘’Kami bermitra dengan pemain kunci UMKM, penggerak UMKM, dan lembaga keuangan tradisional untuk meningkatkan seluruh rantai pasokan. KoinWorks juga terlibat dalam program inkubasi UMKM yang diinisiasi oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah,’’ ujarnya.
Sementara pada acara Play It Forward, diskusi panel dibagi menjadi dua sesi: sesi pertama membahas perkembangan praktik Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (Environment, Social, and Governance atau ESG) serta pentingnya menciptakan dampak positif di sektor fintech; sesi kedua membahas perkembangan ekosistem UMKM di Indonesia dan tanggung jawab entitas pendukung di sekitarnya.
Dengan judul "Impact & ESG in Fintech," diskusi panel pertama melibatkan Angelique Timmer dari KoinWorks; Hanadia Pasca, Policy Associate dari Aftech dan Rifki Darmawan, Senior Project Manager dari Koalisi Ekonomi Membumi (KEM).
Baca Juga
Minyak Mentah AS Melonjak Lebih dari 2% Jelang Libur ‘Independence Day’
Angelique memulai dengan menekankan perlunya meningkatkan diskusi mengenai pentingnya tanggung jawab dan penerapan prinsip-prinsip ESG dalam bisnis ke tingkat yang lebih mendalam.
Dia mengingatkan audiens bahwa memperkenalkan praktik ESG ke dalam sektor fintech penting untuk mendorong akuntabilitas yang kuat dalam operasional bisnis mereka. Sebagai contoh, Angelique menyoroti bagaimana KoinWorks tidak hanya memberikan dukungan dalam bentuk pembiayaan kepada UMKM.
Namun untuk memastikan akuntabilitas dan penggunaan dana yang efektif, KoinWorks juga menyediakan berbagai edukasi, di antaranya adalah koleksi video KoinLearn dan komunitas KoinPreneur. Inisiatif ini membekali UMKM dengan wawasan dan pengetahuan berharga untuk membantu mereka mengembangkan bisnis.

