Fintech Lending Julo ‘Pede’ Bisa Salurkan Pinjaman Rp 10,60 Triliun di 2024
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan financial technology (fintech) peer to peer (p2p) lending, Julo, sukses menyalurkan pinjaman sebesar US$ 189 juta atau Rp 3,08 triliun pada periode Januari-April 2024, jumlah ini melesat 87,19% secara tahunan. Tahun ini, Julo menargetkan dapat menyalurkan pinjaman sebesar US$ 650 juta atau setara Rp 10,60 triliun.
Presiden Grup Julo, Ankur Mehrotra mengungkapkan, saat ini pihaknya telah menyalurkan lebih dari US$ 1 miliar atau setara Rp 16,30 triliun sejak pendiriannya pada 2016 silam. Sementara di tahun lalu, pinjaman yang sukses disalurkan mencapai US$ 500 juta atau Rp 8,15 triliun.
“Perusahaan juga mengalami lonjakan pada basis pengguna, berhasil menarik lebih dari dua juta pengguna. Mencatat peningkatan sebesar 58% dibanding tahun 2023,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Rabu (12/6/2024).
Baca Juga
OJK: Industri Fintech Lending Cetak Laba Rp 172,8 Miliar per April 2024
Didukung oleh AC Ventures, lanjut Ankur, pihaknya telah mencatatkan keuntungan sebelum pajak. Penyediaan produk inovatif dengan memanfaatkan data perilaku yang komprehensif untuk penilaian kredit, menjadi strategi Julo dalam mencapai pertumbuhan.
“Pencapaian pertumbuhan baru perusahaan juga termasuk peningkatan pendapatan sebesar 73% pada 2023 dan tingkat retensi kotor yang luar biasa tinggi, lebih dari 75% yang secara dramatis mengurangi biaya perolehan pinjaman dan meningkatkan efisiensi operasional,” katanya.
Baca Juga
OJK Sebut Kerugian Fintech Lending Terus Menurun hingga Maret 2024
Dikatakan dia, pertumbuhan Julo juga didukung oleh kemitraan dengan lembaga keuangan terkemuka, termasuk perusahaan global seperti Credit Saison, serta bank lokal yaitu Bank Sampoerna dan Superbank, untuk menyalurkan pinjaman ke segmen pendapatan menengah di Indonesia.
“Segmen pasar menengah di Indonesia memberikan peluang sekitar US$ 100 miliar (Rp 1.630,23 triliun). Perusahaan baru-baru ini meluncurkan produk non kredit, seperti asuransi pada tahun 2023 dan akan terus memperluas penawarannya yang baru,” ucap Ankur.

