Tumbuh 19,3%, Kredit Hijau Bank Mandiri Capai Rp 130 Triliun di Kuartal I-2024
JAKARTA, investortrust.id - Vice President Director PT Bank Mandiri Tbk, Alexandra Askandar menyatakan kredit hijau yang telah disalurkan Bank Mandiri hingga kuartal pertama 2024 mencapai Rp 130 triliun atau meningkat 19,3% secara tahunan.
“Komitmen Bank Mandiri untuk secara aktif mendukung dan berperan aktif dalam upaya menuju low carbon economy tetap kami pegang teguh di tahun 2024, termasuk untuk mencapai net zero emission operation pada tahun 2030 dan financing pada 2060 atau lebih awal,” ujarnya, secara virtual, Selasa (30/4/2024).
Dari total portfolio kredit hijau tersebut, lanjut Alexandra, didukung oleh penerbitan instrumen pendanaan berkelanjutan yang secara konsisten telah dilakukan sejak 2021, seperti pada obligasi berkelanjutan, ESG (environmental, social and governance) Repo dan green bonds.
Sementara, total portfolio sosial Bank Mandiri mencapai Rp 134 triliun atau meningkat 9% secara tahunan. Sehingga secara total, portfolio berkelanjutan Bank Mandiri mampu tumbuh 14% menjadi Rp 264 triliun pada kuartal pertama 2024. Jumlah tersebut setara dengan 24% dari total portfolio kredit di Bank Mandiri.
Baca Juga
Tetap Bertumbuh, Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp 12,70 Triliun
”Pembiayaan hijau telah diarahkan untuk fokus ke sektor berkelanjutan, seperti renewable energy termasuk pembangkit listrik tenaga hydro, geothermal, transportasi, hingga kendaraan listrik dari hulu ke hilir,” kata Alexandra.
Ia berharap Bank Mandiri secara bertahap mampu meningkatkan portfolio pada sektor renewable energy atau energi baru terbarukan (EBT) dengan eksposur 27% dari total portofolio pembiayaan di sektor energi atau setara dengan Rp 7,98 triliun, tumbuh 15% secara tahunan.
“Dengan mengintegrasikan prinsip keuangan berkelanjutan ke dalam kegiatan penyaluran kredit, Bank Mandiri secara berkelanjutan akan semakin memperluas dampak positif masyarakat,” jelas Alexandra

