Kemenperin Sebut Potensi Pasar Rumput Laut RI Bisa Capai Rp 193 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebutkan potensi pangsa pasar produk hasil hilirisasi rumput laut masih pesat ke depan. Potensi pasarnya diprediksi mencapai US$ 11,8 miliar atau setara Rp 193 triliun hingga 2030.
Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika mengatakan, produk hilir rumput laut tersebut terdiri atas biostimulan, bioplastik, aditif pakan hewan, nutraseutikal, protein alternatif, farmasi, dan tekstil.
"Pada 2030, produk hilir rumput laut bisa mencapai US$ 11,8 miliar," ucap Putu saat membuka acara Business Matching Industri Pengolahan Rumput Laut di Gedung Kemenperin, Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2024).
Baca Juga
Menteri Trenggono Siapkan 2 Lokasi Modeling Budi Daya Rumput Laut untuk Pacu Hilirisasi
Lebih lanjut, Putu berharap, pengembangan dan inovasi produk dapat mendorong hilirisasi rumput laut menjadi produk potensial tersebut. Perlu peningkatan daya saing dan optimalisasi hilirisasi industri rumput laut dalam negeri.
Oleh sebab itu, Kemenperin akan bersinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga melalui afirmasi program dan kebijakan sesuai arahan Presiden dalam rangka percepatan hilirisasi industri rumput laut nasional.
Baca Juga
Menteri Trenggono Siapkan 2 Lokasi Modeling Budi Daya Rumput Laut untuk Pacu Hilirisasi
"Kemenperin berkomitmen untuk meningkatkan hilirisasi komoditas rumput laut melalui diversifikasi produk olahan rumput laut, mendorong kerja sama antara industri pengolahan rumput laut dengan industri pengguna," paparnya.
Selain itu, produk hasil olahan rumput laut juga perlu memiliki program sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga program restrukturisasi mesin atau peralatan bagi industri pengolahan rumput laut.

