Bank UOB Indonesia Targetkan DPK Tumbuh Lebih dari 20% di 2024, Apa Faktor Pendorongnya?
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank UOB Indonesia menargetkan dana pihak ketiga (DPK) pada tahun ini dapat tumbuh lebih dari 20%.
Adapun target ini disampaikan Head of Deposit and Wealth Management UOB Indonesia, Vera Margaret seiring dengan naiknya suku bunga acuan (BI Rate) pada level 6,25% di April 2024.
"Untuk DPK sendiri tahun ini kalau di UOB sendiri kita ekspektasi untuk bisa growth lebih dari 20% dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Vera usai acara UOB Media Literacy Circle yang bertajuk "Membangun Budaya Keuangan yang Sehat bagi Generasi Muda" di Jakarta, Rabu (24/4/2024).
Lebih lanjut, Vera menyebut, terkait kenaikan suku bunga ini membuat DPK akan semakin bertumbuh. "Kita saat ini kepingin untuk growth lebih banyak dari dana murahnya kita," katanya.
Baca Juga
Jaga Kualitas Kredit, UOB Indonesia Sebut Tingkat Approval Kartu Kredit di Angka 25%
Di sisi lain Vera mengatakan, dengan kenaikan BI Rate ini juga akan membuat obligasi menjadi pilihan instrumen investasi.
“Kita berharap simpanan juga pastinya akan bertambah, simpanan jadinya lebih banyak dan obligasi akan tetap jadi shining star untuk tahun ini dan obligasi pemerintah yang dikeluarkan setiap bulannya, dan itu akan terus mendapatkan lebih banyak lagi partisipasi dari masyarakat,” jelasnya.
Sebagai informasi, pada tahun lalu, DPK yang berhasil dihimpun UOB Indonesia tumbuh 4,71% menjadi Rp 119,28 triliun jika dibandingkan dengan tahun 2022 yang tercatat Rp 113,92 triliun.

