Kredit BCA (BBCA) Tembus Rp 766,1 Triliun, Semua Segmen Tumbuh Double Digit
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berhasil mencatat pertumbuhan kredit double digit sebesar 12,3% secara tahunan (YoY) per September menjadi Rp766,1 triliun.
Kredit konsumer menjadi kontributor terbesar penyaluran kredit BCA, mencapai Rp189,6 triliun atau tumbuh 14,4% yoy.
Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaatmadja, mengatakan, segmen kredit kendaraan bermotor (KKB) menjadi mesin pertumbuhan tertinggi kredit konsumer, 22,1% YoY menjadi Rp53,5 triliun. Sedangkan kredit kepemilikan rumah (KPR) tumbuh 11,5% YoY menjadi Rp117,9 triliun. Adapun saldo outstanding kartu kredit dan pinjaman individu tumbuh 15,3% YoY menjadi Rp15 triliun.
Jahja mengatakan, solidnya peningkatan kredit konsumer, salah satunya didorong oleh pelaksanaan BCA Expo 2023 di kuartal III-2023, melanjutkan kesuksesan BCA Expoversary 2023 pada Februari lalu.
Baca Juga
Laba BCA Melesat 25,8% Jadi Rp 36,4 Triliun di Kuartal III-2023
“Kami melihat permintaan kredit konsumer yang masih solid, tercermin dari pelaksanaan dua kali expo di tahun ini yang mampu mengumpulkan total aplikasi KPR dan KKB senilai Rp46 triliun, atau meningkat lebih dari 50% dibandingkan capaian tahun 2022,” papar Jahja.
Kendati begitu kata dia, pertumbuhan double digit terjadi di semua segmen kredit BCA, termasuk kredit UKM, yang memberikan kontribusi pertumbuhan tertinggi bagi BCA. Kredit UKM tercatat naik 16,4% YoY menjadi Rp104,8 triliun di kuartal III-2023.
Kami bersyukur BCA UMKM Fest 2023 mampu menjangkau sekitar 1.400 peserta UMKM, serta BCA Wealth Summit 2023 mencatat lebih dari 900.000 pengunjung hanya dalam waktu dua minggu pelaksanaan,” ucap Jahja Setiaatmadja.
Sementara itu, kredit korporasi tumbuh 12,2% YoY mencapai Rp343,5 triliun, dan kredit komersial naik 6,5% YoY mencapai Rp121 triliun.
Baca Juga
Adapun saldo outstanding kartu kredit dan pinjaman individu juga tumbuh 15,3% YoY menjadi Rp15 triliun, sehingga total portofolio kredit konsumer naik 14,4% YoY menjadi Rp189,6 triliun.
Terkait penyaluran kredit ke sektor-sektor berkelanjutan, portofolio BCA tumbuh 11,9% YoY menjadi Rp193,2 triliun, atau berkontribusi hingga 25% terhadap total portofolio pembiayaan BCA.
Selain itu, BCA menyalurkan sustainability-linked loans senilai Rp319 miliar per September 2023, sebagai upaya BCA dalam mendukung debitur dalam menjalankan praktik bisnis berkelanjutan.

