Berubah Nama, DPLK PertaLife Akan Fokus di Ritel
Jakarta, investortrust.id - Usai resmi berubah nama menjadi dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) PertaLife Insurance (d/h DPLK Asuransi Jiwa Tugu Mandiri), produk ini akan mulai berfokus pada segmen ritel ke depannya.
Hal tersebut seperti diungkapkan Plt DPLK 2 PertaLife Insurance, Denny Kurniawan dalam konferensi pers perubahan nama DPLK Asuransi Jiwa Tugu Mandiri menjadi DPLK Perta Life Insurance, di Jakarta, Kamis (23/11/2023).
“Potensi kami sendiri bagaimana meng-grab di luar grup Pertamina dan PT Timah. Selain itu kita akan mulai masuk ke ritel-ritel dengan kerja sama dengan perbankan untuk perjalanan ibadah haji, tambahannya salah satunya manfaat ibadah haji, juga nanti dengan perusahaan-perusahaan lain mungkin juga akan mencoba menjajakan terkait dengan ritel,” ujarnya.
Baca Juga
Pendapatan Asuransi TUGU dari Investasi Obligasi Melesat, Berikut Pemicunya
Denny mengatakan, upaya lain DPLK PertaLife untuk masuk ke segmen ritel yakni dengan meluncurkan aplikasi SiPerdana. Selain itu penjajakan lainnya dengan perbankan, koperasi, dan lainnya.
“Segmen kami juga tidak melulu yang corporate company besar, tapi kami mulai masuk ke ritel-ritel. Kemarin kami hampir melakukan kerja sama dengan salah satu perbankan untuk memasarkan produk asuransi dan DPLK,” terangnya.
Hingga September 2023, total dana kelolaan atau asset under management (AUM) dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) tercatat Rp 4,9 triliun. Mayoritasnya disumbang oleh Pertamina dan PT Timah sekitar 65%, dan sisanya sekitar 35-40% berasal dari luar grup. (CR-13)

