ITB Bantah Dapat Keuntungan dari Kerja Sama dengan Danacita
JAKARTA, investortrust.id - Institut Teknologi Bandung (ITB) menegaskan tidak ada keuntungan pribadi yang didapat dari kerjasama dengan perusahaan financial technology (fintech) lending atau pinjaman online (pinjol) Danacita.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan dan Pengembangan ITB, Muhamad Abduh, dalam konferensi pers, dikutip Kamis (1/2/2024).
“Terus juga tadi dikatakan ada bagi-bagi berapa keuntungannya, itu nggak ada lah. Tidak ada, dan saya pikir ini bukan ITB yang membuat pinjaman,” ujarnya.
Menurut Abduh, kerjasama antara pihaknya dengan Danacita tersebut murni untuk membantu mahasiswa yang kesulitan finansial dalam membayar uang kuliah tunggal (UKT).
Baca Juga
ITB Tegaskan Tetap Lanjutkan Kerja Sama dengan Pinjol Danacita
“Danacita itu kerja sama dengan ITB untuk membantu mahasiswa yang memiliki permasalahan keuangan. Tidak ada hubungannya dengan pemasukan untuk ITB. Pemasukan untuk ITB ketika mahasiswa itu membayar,” katanya.
Dikatakan Abduh, pilihan pembayaran melalui pinjol ini bukan hal yang baru. Ia mencontohkan, di perguruan tinggi lainnya, khususnya di luar negeri telah memperbolehkan praktik seperti ini. Tentu dengan mekanisme yang diatur sedemikian rupa sehingga cocok untuk dunia pendidikan.
“Tapi kita tidak sama sekali mengambil untung dari kerja sama dengan Danacita ini sepeserpun. Tapi kami justru mencoba mengelola kerjasama ini agar kalaupun Danacita ini bekerja sama dengan mahasiswa atau orang tua, kamipun bisa mengawasinya dengan baik,” tukasnya.
Adapun, jika melirik website Danacita, perusahaan fintech ini sudah bekerjasama dengan 148 mitra pendidikan. Selain ITB, beberapa kampus ternama diantaranya Universitas Tarumanegara, Institut Teknologi PLN, Universitas Paramadina, Universitas Negeri Semarang (Unnes), dan lainnya.
Baca Juga

