Keuangan Aman dan Liburan Nyaman, Yuk Intip 5 Tips Berikut Ini dari OJK!
JAKARTA, investortrust.id – Jelang pergantian tahun, yang tinggal menghitung beberapa hari saja, banyak orang sudah merencanakan liburan akhir tahun bersama keluarga maupun sahabat tercinta.
Mengingat, liburan akhir tahun bisa menjadi salah satu cara untuk melepaskan penat setelah berkutat dengan berbagai aktivitas yang melelahkan selama satu tahun kebelakang.
Meskipun liburan dapat memberikan kebahagiaan dan kenangan yang tidak terlupakan, terkadang tanpa perencanaan yang matang, momen bahagia ini dapat membuat rekening boncos.
Oleh karena itu, supaya liburan nyaman dan keuangan aman, yuk simak ulasan berikut ini:
Baca Juga
Menhub: Pembangunan Kereta Api Pertama di Sulawesi Wujud Indonesia Sentris
Dilansir dari media sosial Instagram @ojkindonesia, Senin (25/12/2023), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan lima tips agar keuangan aman di saat liburan akhir tahun.
Pertama, susun rencana liburan sesuai kemampuan anggaran. Tips yang pertama ini sangat penting untuk dilakukan sebelum merencanakan liburan akhir tahun. OJK mengimbau agar masyarakat yang ingin berlibur supaya menyesuaikan anggaran dengan kemampuan finansial.
"Jangan memaksakan diri apalagi sampai berutang," tulis OJK.
Lantas, bagaimana caranya? Tentu, dengan membuat pos anggaran dan rencana pengeluaran, seperti penginapan, transportasi, tiket wisata, makanan, maupun belanja oleh-oleh.
Baca Juga
OJK Pelototi Inovasi Industri Jasa Keuangan, Ternyata Ini Tujuannya
Kedua, bandingkan penawaran transportasi dan akomodasi. Dengan mengikuti tips kedua dari OJK ini, sehingga masyarakat bisa membandingkan berbagai penawaran harga dan promo agar mendapatkan harga terbaik dan meringankan keuangan.
Ketiga, disiplin aggaran dan hindari fear of missing out (FOMO).
"Belanja sesuai rencana yang telah ditentukan, tahan diri dari godaan membeli barang yang bukan kebutuhanmu,” terang OJK.
Keempat, jaga kemanan data pribadi. Tentu, tips yang satu ini juga tidak boleh dilupakan oleh masyarakat yang ingin berlibur. Oleh karena itu, OJK mengimbau agar masyarakat menghindari menggunakan wifi umum untuk melakukan transaksi keuangan.
Tidak hanya itu, OJK juga mengimbau untuk tidak memberikan nomor PIN, password, on time password (OTP) kepada pihak yang tidak dikenal.
Kelima, aktifkan notifikasi rekening dan simpan nomor call center bank. OJK mengungkapkan, dengan mengaktifkan notifikasi transaksi rekening, sehingga masyarakat dapat memonitor semua transaksi keuangan, termasuk jika ada transaksi yang mencurigakan.
"Jangan lupa untuk menyimpan nomor call center bank untuk berjaga-jaga jika mengalami kendala,” jelas OJK.

