Praktisi Sebut Akuisisi Mandiri Inhealth Akan Jadikan IFG Life Pemimpin di Lini Kesehatan
JAKARTA, investortrust.id - Praktisi Manajemen Risiko dan Ketua Umum Penulis Asuransi Indonesia (Kupasi) Wahyudin Rahman memprediksi, jika proses akuisisi PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) oleh PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) rampung, akan membuat perusahaan asuransi jiwa pelat merah menjadi pemimpin di lini asuransi kesehatan.
“Akuisisi Mandiri Inhealth secara umum akan menunjang profitabilitas IFG Life, karena kinerja Mandiri Inhealth yang positif beberapa tahun terakhir,” ujar Wahyudin, dalam keterangan resmi, Kamis (28/3/2024).
Menurut Wahyudin, salah satu aksi akuisisi yang menjadi perhatian dalam beberapa waktu belakangan adalah IFG Life yang akan mengambil alih 70% saham Mandiri Inhealth. Di sisi lain, kinerja Mandiri Inhealth juga moncer, tercermin dari perolehan laba dan rasio solvabilitas atau risk based capital (RBC) yang sangat baik.
Baca Juga
“Misalnya, pada 2023 Mandiri Inhealth mencatatkan laba Rp 186 miliar dengan RBC 733%,” kata Wahyudin.
Dengan akuisisi tersebut, lanjutnya, akan mengembangkan aset IFG Life sebesar Rp 3 triliun. “Bermanfaat bagi IFG Life yang dapat menjadi leading asuransi kesehatan komersial dan kolaborasi antar BUMN,” ujar dia.
Adapun, dalam keterangan resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya, saat ini regulator di sektor keuangan tersebut masih memproses akuisisi Mandiri Inhealth oleh IFG Life.
Baca Juga
