Tumbuh Tipis-Tipis, Bank Permata (BNLI) Catat Penyaluran Kredit Rp 138,9 Triliun
Jakarta, investortrust.id – PT Bank Permata Tbk atau PermataBank (BNLI) mencatat pertumbuhan kredit sebesar 2,4% secara year on year (yoy) menjadi Rp 138,9 triliun di kuartal III-2023. Kontributor terbesar kredit PermataBank dari segmen pinjaman korporasi dan pembiayaan bersama (joint refinancing).
Direktur Keuangan PermataBank, Rudy Basyir Ahmad mengatakan, naiknya penyaluran kredit juga diimbangi dengan kualitas aset dan portfolio kredit yang terjaga dengan baik. Per September 2023, non performing loan (NPL) gross tercatat berada di level 2,9%, membaik dibandingkan periode yang sama 2022 yaitu 3,1%.
Baca Juga
Hal yang sama juga terlihat dari sisi loan at risk (LAR) yang membaik, dari 11,8% di September 2022 menjadi 9,5% di periode yang sama tahun ini.
“Pencapaian kinerja yang positif dalam sembilan bulan di tahun 2023 ini merupakan penerapan strategi bisnis secara fokus dan konsisten dan didukung juga dengan sinergi yang kuat dengan Bangkok Bank, sebagai induk PermataBank untuk memanfaatkan kapabilitas yang kuat,” ujar Rudy, dalam keterangan resminya, dikutip, Jumat (24/11/2023).
Baca Juga
CIMB Niaga (BNGA) Catat Penyaluran Kredit Rp 205,60 Triliun, Segmen Ini Paling Moncer
Di sisi lain, total simpanan nasabah atau dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 12,6% secara tahunan menjadi Rp 181,8 triliun. Dana murah masih jadi kontributor terbesar penyumbang DPK bagi PermataBank dengan pangsa 55,9%.
“PermataBank melakukan berbagai macam pencapaian dalam bisnis dan sinergi melalui keunggulan produk cross-border, trade finance, dan layanan digital banking untuk segmen UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) dan korporasi,” terang Rudy. (CR-13)

