Pertumbuhan Laba 8%, Ini Bocoran Kinerja BBTN Tahun 2023
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) diprediksi akan meraih pertumbuhan laba 8% hingga 10% pada tahun 2023. Bocoran ini disampaikan Direktur Utama BBTN Nixon LP Napitulu saat dijumpai di kawasan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (03/01/2024).
"Laba masih dihitung, tapi kita expect tumbuh 8% sampai 10%," ucap Nixon.
Selain pertumbuhan laba, BBTN juga berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 11,88%. Pertumbuhan asset juga dialami BBTN hingga mencapai 9,35%.
Baca Juga
Spekulasi Suku Bunga, Imbal hasil Treasury 10-tahun Sempat Tembus 4%
DPK Tumbuh 8,5%
Bank BUMN yang fokus pada bisnis pembiayaan pemilikan rumah ini juga berhasil mencatatkan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh sebesar 8,5%. Raihan ini sesuai target.
"Lumayan, on target. Terkait non-performing loan (NPL), hitungan sementara jadi di bawah 3%, tapi kami masih lihat kemungkinan EY auditor akan ada yang dikoreksi ," ucap Nixon.
Di tahun 2023, lanjut dia, NPL turun cukup tajam. Menurut Nixon penurunan NPL tersebut disebabkan oleh recovery tahun 2023 yang cukup baik.
Baca Juga
Bank BTN (BBTN) Cetak Laba Bersih Rp 2,31 Triliun di Kuartal III-2023
"NPL hitungannya turun 0,40%, dari 3,43-3,45% turun menjadi 3%. Nah, penurunan paling kencang di BTN karena memang recovery-nya besar," tambah Nixon.
Ia menambahkan pihaknya masih dalam proses pencatatan laba bersih hingga tutup buku di tanggal 10 Januari 2024 mendatang.
"Jadi, akan kami share angka fixed setelah tutup buku tanggal 10 (Januari 2024), kita-kira laba sih 8-10%. Yang pasti, performa penjualan, penyelesaian NPL, collection itu naik banget di 2023 ini," tutur Nixon.

