BBTN Bidik Pertumbuhan Kredit dan Laba Double Digit di Tahun Ini
“Target kami di 2024, kredit tumbuh 10,0% menjadi Rp 367,0 triliun. Laba bersih kurang lebih ditargetkan menjadi Rp 3,86 triliun atau tumbuh 10,2%,” ujarnya, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), beberapa waktu lalu.
“Dengan suku bunga 5%, kami bisa generate laba Rp 3,5 triliun lebih karena efisiensi yang kami lakukan,” ujar Nixon.
Termasuk juga, lanjutnya, lantaran prinsip kehati-hatian yang dilakukan dalam penyaluran kredit. Ini membuat cost of fund kredit BTN bisa dijaga dengan baik dalam kurun waktu tiga tahun belakangan.
Sementara, dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), bank berkode emiten BBTN ini menargetkan pertumbuhan 9,46% dari Rp 349,9 triliun menjadi Rp 382,0 triliun. Sejalan dengan itu, cost of fund DPK ditargetkan menurun menjadi 3,45% di tahun ini, sementara di tahun lalu tercatat 3,67%.
“Lalu, rasio non-performing loan (NPL) kita terus dorong turun dari 3,01% pada 2023 menjadi 2,99% di tahun ini,” kata Nixon.

