Bayu Prawira: Bank Digital Ibarat Electric Vehicle, Akan Dominasi Pasar di Masa Datang
JAKARTA, investortrust.id – Bank digital diyakini akan terus berkembang seiring makin tingginya tuntutan pelanggan terhadap layanan yang menawarkan kemudahan dan kepraktisan.
Direktur Eksekutif Intellectual Business Community (IBC) Bayu Prawira Hie mengatakan, bank digital punya keunggulan yang bisa memberikan efisiensi dan efektivitas bagi penggunanya. Dua unsur tadi menjadi kekuatan bank digital untuk bertumbuh di masa datang.
“Dalam ekonomi, masyarakat akan terus mencari layanan yang lebih efektif dan efisien. Keduanya ditawarkan oleh bank digital,” ujar Bayu saat menyampaikan sambutan pada acara Digital Banking Awards 2023 yang digelar oleh IBC dan Investortrust.id.
Bayu mengakui, saat ini pangsa pasar bank digital memang belum sebesar layanan bank konvensional. Dia mengibaratkan bank digital seperti electric vehicle, sementara bank konvensional ibarat combustion engine yang menggunakan bensin.
Baca Juga
Indonesia Masuki Fase Kepemimpinan Ekonomi Digital di 2045, Ini Syaratnya
“Saat ini pasar electric vehicle memang belum besar tetapi suatu waktu, kita tidak tahu kapan, tapi pasti akan mengalahkan pangsa pasar combustion engine. Kondisinya saya yakin akan sama dengan bank digital dengan konvensional,’’ urai Bayu.
Indikasi pengembangan bank digital sebenarnya sudah tampak saat ini, terlihat bahwa semua bank telah memiliki layanan digital. Lagi-lagi mirip dengan perkembangan electric vehicle, di mana semua pabrikan besar juga punya teknologi pengembangan kendaraan listrik. Ketika masanya datang, semua pabrikan sudah siap memacu produksi electric vehicle mereka.
Tidak kalah penting, pemerintah juga tampak mendukung pengembangan layanan digital, diantaranya peluncuran peta jalan ekonomi digital oleh Kementerian Bidang Perekonomian belulm lama ini. Begitu juga visi Indonesia digital 2045 oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Kemudian ada publikasi indeks tentang transformasi digital nasional yang melihat angka digitalisasi dari tiap provinsi dan setiap industri.
Baca Juga
Dilanda Profit Taking, Saham Bank Digital Berguguran Dipimpin ARTO
“Dalam indeks itu, industri keuangan mencatatkan angka transformasi tertinggi dibanding industri lain, dan kita tahu anak sulung industri keuangan adalah perbankan, ini yang membanggakan,” urainya.
Untuk itu Bayu mengimbau pelaku bank digital tetap optimistis mengembangkan layanannya. "Saya optimistis masa depan bank ada di sana, kembali lagi ekonomi akan mengarah pada layanan yang efektif dan efisien,” tegasnya.
Proses Pemeringkatan
Selaku Ketua Tim Juri Digital Banking Awards 2023 Bayu mengaku banyak mendapat pertanyaan terkait proses seleksi bank digital terbaik dari sejumlah bankir.
Dalam kesempatan tersebut Bayu memastikan proses seleksi dilakukan dengan objektif dan independen oleh juri yang memiliki latar belakang yang kuat di industri IT maupun keuangan.
Terkait sumber datanya, selain diperoleh dari kalangan perbankan yang disampaikan melalui Tim IBC dan Investortrust, Dewan Juri juga memiliki akses data lain dari kalangan industri untuk melihat behind the screen kondisi IT perbankan masing-masing. “Walaupun datanya bukan informasi rahasia tapi kita bisa peroleh dengan cukup lengkap sebagai bahan penilaian,” ujarnya.
Kemudian, tidak sulit bagi juri mendapatkan data tambahan, sebab semua bank sudah punya mobile banking dan semua rating dapat dilihat secara transparan sehingga mudah dibandingkan dengan layanan mobile banking pesaingnya.
Baca Juga
“Kita liatin satu-satu rating fiturnya, berapa banyak yang complain dan bagaimana bank menyelesaikan masalah atau komplain yang dihadapi. Semua data ini jadi masukan untuk memutuskan siapa yang paling cocok untuk memperoleh kategori award,” kata dia.
Karena itu kita berusaha untuk minta data dari calon peserta kandidat ada yang mereika punya yang bis akita pertimbangkan demikianpula proses interviu dan proses-proses yang lain kita harapkan walaupun tidak sempurna tetpai inilah yang terbaik yang dilakukan oleh dewan juri secara objektif munglin.
Kendati begitu, diakui penjurian yang dilakukan tidak lepas dari kesalahan. Ada hal-hal yang mungkin juri tidak tahu. “Untuk memenuhinya kami juga melakukan wawancara dengan pihak bank,” pungkas Bayu.

