Berkat Transformasi, Laba BNI Naik 14,2%
JAKARTA, invesstortrust.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terbilang sukses menjalankan program transformasi yang berbuah manis terhadap kinerja bisnisnya. Pada akhir tahun lalu, bank pelat merah ini sukses mencatatkan kenaikan laba 14,2% menjadi Rp 20,9 triliun.
“Perseroan tetap konsisten dan disiplin dalam menjalankan program transformasi selama tiga tahun terakhir. Langkah strategis ini telah menjadi turning point yang semakin memperkuat fondasi bisnis BNI,” ujar Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, dalam Konferensi Pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BNI, dikutip Sealsa (5/3/2024).
Pertumbuhan laba, khususnya ditopang oleh kredit dan dana pihak ketiga (DPK) yang masing-masing meningkat 7,6% dan 5,4% menjadi Rp 695 triliun dan Rp 810,73 triliun di tahun lalu. Capaian pertumbuhan tersebut berkat transformasi yang dilakukan BNI.
Baca Juga
RUPST BNI Ganti dan Kembali Angkat Satu Komisaris, Serta Rombak Direksi
“Kinerja positif pada 2023 menandakan keberhasilan program transformasi kami di BNI. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat fondasi bisnis dengan konsisten mendorong penguatan model bisnis dan penerapan budaya perusahaan,” terangnya.
Ke depannya, lanjut Royke, pihaknya berkomitmen dan berupaya secara disiplin untuk terus melanjutkan program transformasi. Sehingga, semakin memberikan dampak positif pada kontribusi pertumbuhan ekonomi nasional dan profitabilitas.
“Peningkatan profitabilitas akan dicapai melalui konsistensi dalam membukukan pertumbuhan kredit yang berkualitas dari segmen corporate, UMKM (usaha mikro kecil dan menengah), dan consumer. Sehingga kualitas aset berada dalam kondisi yang sehat dalam jangka panjang,” katanya.
Baca Juga
Terkait transformasi, Royke menyatakan perseroan terus memperkuat inovasi digital dengan terus memperkuat digitalisasi pada proses bisnis, serta pengembangan platform transaction banking yang lebih advance. Selain itu, BNI juga terus meningkatkan keamanan data dan perlindungan privasi nasabah dari kejahatan siber.
