Kredit Bank Ganesha Tumbuh 8,6%, Tembus Rp6,32 Triliun hingga September 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 8,6% dari Rp5,82 triliun menjadi Rp6,32 triliun hingga akhir September 2026 dibanding periode sama tahun silam atau secara tahunan (year on year/yoy).
Berdasarkan laporan kinerja per 30 September 2026, pertumbuhan kredit perseroan ditopang strategi ekspansi pembiayaan secara selektif dengan tetap menjaga kualitas aset dan prinsip kehati-hatian di tengah dinamika industri perbankan. Sejalan dengan itu, total aset Bank Ganesha mencapai Rp10,88 triliun.
Pertumbuhan kredit tersebut mencerminkan upaya Bank Ganesha memperkuat fungsi intermediasi perbankan melalui penyaluran pembiayaan yang terukur dan selektif. “Perseroan juga tetap mengutamakan kualitas aset untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan bisnis,” jelas manajemen Bank Ganesha dalam keterangan resmi, Selasa (3/11/2026).
Baca Juga
Wajah Baru Bank Ganesha (BGTG), dari Pemenuhan Modal hingga Gebrakan Aplikasi
Manajemen mengungkapkan, dari sisi pendanaan, Bank Ganesha menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp6,82 triliun hingga akhir September 2026, terdiri atas deposito Rp5,25 triliun, giro Rp882,66 miliar, dan tabungan Rp683,23 miliar.
“Komposisi pendanaan yang didominasi deposito tersebut menjadi perhatian perseroan dalam menjaga keseimbangan likuiditas dan kesinambungan ekspansi kredit. Pengelolaan struktur pendanaan juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi biaya dana,” papar manajemen.
Dari sisi profitabilitas, menurut manajemen Bank Ganesha, perseroan membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp224,61 miliar hingga 30 September 2026, dengan laba setelah pajak tercatat Rp175,19 miliar.
“Capaian tersebut memperkuat landasan perseroan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan aset dan liabilitas serta menjaga kualitas pertumbuhan usaha di tengah persaingan industri perbankan,” demikian manajemen perseroan.
Ke depan, manajemen Bank Ganesha akan memprioritaskan pertumbuhan kredit berkualitas, penguatan basis pendanaan, pengelolaan likuiditas secara hati-hati, serta peningkatan efektivitas operasional dan pengendalian risiko.
Baca Juga
Bank Ganesha (BGTG) Raih Penghargaan Investortrust Best Bank 2025 Kategori Bank UMum KBMI I
Manajemen menambahkan, penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG), manajemen risiko, dan kepatuhan terhadap ketentuan regulator tetap menjadi landasan utama dalam pengambilan keputusan.
Melalui strategi tersebut, perseroan berupaya menjaga fundamental bisnis sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi nasabah, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan. “Kami juga berkomitmen memperkuat kontribusinya terhadap perkembangan sektor perbankan dan perekonomian nasional,” tegas manajemen.
Bank Ganesha merupakan bank swasta nasional yang mulai beroperasi pada 30 April 1992 dan memperoleh status bank devisa pada 12 September 1995. Perseroan resmi menjadi perusahaan terbuka dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 Mei 2016 dengan kode emiten BGTG.
