Wajah Baru Bank Ganesha (BGTG), dari Pemenuhan Modal hingga Gebrakan Aplikasi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu pemain tangguh di kategori bank bermodal inti menengah. Berdasarkan data laporan keuangan, Bank Ganesha mencatatkan kinerja positif di tengah perekonomian Indonesia yang masih stagnan sepanjang semester I 2025.
Bank Ganesha berhasil meningkatkan laba bersih sebesar 78,30% secara year-on-year (YoY) menjadi Rp 107,45 miliar per Juni 2025 dibanding periode sama tahun sebelumnya. Kemudian, aset tumbuh sebesar 1,04% YoY menjadi sebesar Rp 9,21 triliun dibandingkan tahun yang sama sebelumnya.
Melansir dari laman resminya, dikutip Sabtu (24/1/2026), penyaluran kredit pun meningkat 7,68% secara YoY Rp 4,71 triliun. Sedangkan untuk penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mengalami penurunan sebesar -2,74% secara YoY menjadi sebesar Rp 5,51 triliun.
Bank Ganesha berhasil meningkatkan return on asset (ROA) dan return on equity (ROE) masing-masing menjadi sebesar 2,87% dan 6,35% YoY atau meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu sebesar 1,69% dan 3,83%. Sedangkan net interest margin (NIM), mengalami penurunan menjadi sebesar 4,80% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari sisi rasio kredit bermasalah, NPL gross mengalami peningkatan dari 1,42% pada semester I tahun 2024 menjadi 2,11% pada semester I 2025, tetapi dengan pencadangan yang cukup, perseroan dapat menjaga rasio NPL net di angka 0,00%.
Baca Juga
Di sisi lain, salah satu tonggak sejarah penting BGTG adalah keberhasilan pemenuhan modal inti minimum Rp 3 triliun melalui skema rights issue. Langkah strategis ini memastikan perusahaan memenuhi regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memberikan ruang gerak yang lebih luas untuk melakukan ekspansi kredit.
Pada 2025, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 23 Juni 2025, perusahaan juga melakukan penyegaran di jajaran manajemen dengan pengangkatan Setiawan Kumala sebagai presiden direktur. Setiawan Kumala, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden direktur (2024–2025), diharapkan membawa visi baru, khususnya dalam akselerasi digital perbankan dan pengembangan fitur produk seperti aplikasi BANGGA serta QRIS.
Mengutip data dari InvestingPro, Sabtu (24/1/2026), per Januari 2026, harga saham BGTG bergerak di kisaran Rp 134 hingga Rp 140 per lembar saham. Dalam satu tahun terakhir, saham ini menunjukkan performa yang sangat kuat dengan kenaikan mencapai sekitar 82% dari titik terendahnya di level Rp 62.
Berdasarkan data terbaru, struktur kepemilikan saham BGTG didominasi oleh entitas strategis. Pemegang saham utama adalah PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) dengan kepemilikan sebesar 33,53%, disusul oleh Equity Global International Limited (EGI) sebesar 23,93%.
Nama-nama lain yang mencatatkan kepemilikan signifikan di atas 5% adalah UOB Kay Hian Pte Ltd sekitar 5,79%. Sisa saham lainnya dimiliki oleh masyarakat (publik) yang mencapai lebih dari 35%, memberikan likuiditas yang cukup bagi perdagangan harian di bursa.
Profil Bank Ganesha
Secara profil, Bank Ganesha sendiri telah berdiri sejak tahun 1990 dan mulai beroperasi pada 1992. Dalam perjalanannya, bank ini aktif melayani penghimpunan dana masyarakat melalui produk deposito, giro, dan tabungan, sekaligus menyalurkan kredit ke segmen korporasi dan UMKM.
Baca Juga
Bank Ganesha (BGTG) Raih Penghargaan Investortrust Best Bank 2025 Kategori Bank UMum KBMI I
Saat ini, jaringan kantor Bank Ganesha telah tersebar di Jakarta, Tangerang, dan Surabaya. Layanan perbankan juga semakin lengkap dengan keberadaan Kartu ATM debit serta mesin ATM Ganesha yang terhubung ke jaringan ATM Bersama dan ATM Link.
Sebagai bank devisa, Bank Ganesha turut melayani beragam transaksi internasional, mulai dari ekspor, impor, transaksi valuta asing, hingga berbagai jasa perbankan lainnya. Transformasi digital juga terus diperkuat, ditandai dengan peluncuran layanan internet banking dan mobile banking sejak tahun 2018.
Terbaru, mulai Juli 2025, Bank Ganesha menghadirkan fitur pembukaan rekening online melalui aplikasi mobile banking NEW BANGGA yang tampil lebih segar dengan tambahan fitur-fitur baru guna menjawab kebutuhan nasabah yang semakin dinamis.

