Lewat 3 Strategi Ini, BCA Syariah Perkuat Ekosistem Bank Syariah
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank BCA Syariah memperkuat kontribusinya terhadap pengembangan ekonomi syariah melalui tiga langkah strategis dalam Indonesia Sharia Economic Summit (ISEF) 2026. Langkah itu meliputi kerja sama likuiditas antarbank, pengembangan wakaf produktif, dan pembiayaan infrastruktur air bersih.
Direktur BCA Syariah Pranata mengungkapkan, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem perbankan syariah sekaligus memperluas manfaat bagi masyarakat.
“Melalui kerja sama SiPA (Transaksi Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank), BCA Syariah turut mendukung pengembangan mekanisme likuiditas antarbank yang dapat membuat fungsi intermediasi bank berjalan semakin optimal,” ujarnya, dalam keterangan pers, Senin (19/10/2026).
Baca Juga
Dalam kerja sama pertama, BCA Syariah menandatangani kesepakatan dengan OCBC Syariah, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank CIMB, dan BPD NTB Syariah. Hal itu diharapkan meningkatkan fleksibilitas pengelolaan likuiditas perbankan syriah.
Kedua, BCA Syariah menjalin kerja sama Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) dengan Wakaf Warrior untuk mengembangkan wakaf produktif, termasuk mendukung pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Baca Juga
Di Ajang BCA Expo 2026, BCA Syariah Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah
“Kerja sama dengan Wakaf Warrior menjadi salah satu langkah BCA Syariah dalam mewujudkan pengembangan wakaf produktif, sekaligus mendukung program kota wakaf yang diinisiasi oleh Kementerian Agama dan Badan Wakaf Indonesia,” kata Pranata.
Ketiga, BCA Syariah merealisasikan pembiayaan kepada PT Toya Perdana Lhokseumawe untuk mengembangkan sistem air bersih siap minum dari keran yang ditargetkan menjangkau ribuan rumah tangga di Lhokseumawe.
Pembiayaan itu mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs), khususnya akses air bersih dan sanitas.
