Masih Tunggu Approval OJK, Asuransi Kesehatan Oona Mau Rambah Segmen Ritel
JAKARTA, investortrust.id - Chief Executive Officer (CEO) Oona Insurance, Vincent C Soegianto menyatakan, lini bisnis asuransi kesehatan Oona Insurance jadi penyumbang premi terbesar ketiga setelah lini asuransi kendaraan bermotor dan properti. Melihat potensi dari lini kesehatan, Oona Insurance coba merambah pemasaran ke segmen ritel.
“Saat ini kami hanya cover group health. Biasanya dari perusahaan kan dapat asuransi untuk karyawan, nah itu yang dibilang group health,” ujarnya, ketika ditemui di Jakarta, Rabu (13/3/2024).
Meski menjadi kontributor terbesar ketiga terhadap total premi Oona Insurance, lini asuransi kesehatan menurut Vincent terbilang tidak menguntungkan. Kemungkinan besar karena penjualannya yang hanya dipasarkan di perusahaan saja.
Baca Juga
“Asuransi kesehatan produk yang sangat tidak menguntungkan, klaim rasionya besar sekali. Jadi benar-benar mesti pintar pilihnya. Klaim rasio di atas 100%, asuransi group health itu di atas 100%,” katanya.
Oleh karena itu, saat ini pihaknya tengah memikirkan untuk merambah ke segmen ritel yang berpotensi besar akan mengubah peta jalan lini asuransi kesehatan di Oona Insurance ke depannya. Terlebih, juga seiring dengan permintaan masyarakat akan proteksi kesehatan yang terus meninggi.
“Makanya kami lagi pikir mau masuk ke retail individual, kayaknya jauh lebih sehat. Dan, secara produk menurut saya memang dibutuhkan,” ujar Vincent.
Baca Juga
Oona Insurance Sebut Lini Kendaraan Masih Jadi Penopang Utama Pendapatan Premi Tahun Ini
Terkait hal tersebut, Vincent mengungkapkan, Oona Isurance tengah mengajukan permohonan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk dapat memasarkan produk asuransi kesehatan kepada masyarakat umum atau segmen ritel.
“Sedang minta approval OJK. Mudah-mudahan (di tahun ini launching untuk yang ritel), penginnya begitu,” jelas Vincent.

