Ekspansi Bisnis, BPR Intidana Resmikan Kantor Pusat Baru
JAKARTA, investortrust.id - Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Intidana Sukses Makmur (Intidana) secara resmi meresmikan kantor pusat barunya yang berlokasi di Kuningan, Jakarta Selatan (12/2). Sebelumnya, BPR ini berkantor pusat di daerah Jakarta Barat.
“Sejak berdiri 2004 yang awalnya cuma memiliki 12 karyawan, saat ini telah memiliki 300 karyawan. Jadi saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah bersama-sama berjuang hingga saat ini,” ujar Direktur Utama BPR Intidana, Firman Ananda Moeis, dikutip Selasa (13/2/2024).
Peresmian kantor pusat baru ini, lanjut Firman, merupakan salah satu upaya ekspansi bisnis dan juga bisa semakin dekat dengan masyarakat. Sejalan dengan itu, pihaknya juga terus mendorong inovasi untuk terus memenuhi kebutuhan keuangan nasabah.
Dalam peresmian tersebut, hadir pula Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 1 DKI Jakarta dan Banten, Roberto Akyuwen. Ia mengapresiasi kinerja BPR Intidana yang mampu bersaing dengan industri keuangan lain dalam memberikan pembiayaan kepada masyarakat.
Robert menyatakan, untuk bisa terus berdaya saing dan memberikan pelayanan yang optimal kepada nasabah, maka berbagai inovasi tentunya perlu terus dilakukan. ”Peluang terbanyak dalam menumbuhkan bisnis, pelayanan digital perlu dipikirkan. Jadi, BPR Intidana harus maju lebih jauh dari waktu ke waktu,” katanya.
Sebagai informasi, saat ini BPR Intidana memiliki total tujuh kantor cabang serta dua kantor unit yang tersebar di seluruh Jabodetabek, dengan dukungan dari 300 karyawan profesional.
Jumlah BPR di Indonesia terus berkurang. Per November 2023, jumlah BPR berkurang 37 entitas menjadi 1.405 unit. Pada periode yang sama, laba bersih BPR merosot 37,86% (yoy) menjadi Rp 1,92 triliun.
Sedangkan kredit BPR meningkat 9,57% (yoy) menjadi Rp 140,18 triliun dan aset bertambah 8,35% menjadi Rp 193,01 triliun. Sayangnya, kredit bermasalah (NPL) BPR terus meningkat dari 8,49% pada November 2022 menjadi 10,52% pada November 2023.

