Proyek Strategis Makin Marak, OJK Dorong Kapasitas Asuransi Nasional
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat pengembangan berbagai proyek strategis nasional, termasuk pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hingga target 100GWp dan proyek LNG Blok Masela, sebagai peluang bagi industri asuransi umum nasional untuk memperluas bisnis sekaligus meningkatkan kapasitas pengelolaan risiko.
Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono, proyek dengan skala besar dapat menciptakan kebutuhan perlindungan asuransi, baik pada tahap pembangunan maupun saat proyek mulai beroperasi.
“Pengembangan proyek strategis nasional pada prinsipnya dapat menjadi peluang bagi industri asuransi umum nasional, khususnya dalam mendukung perlindungan risiko pembangunan dan operasional proyek,” ujarnya, dalam jawaban tertulis, dikutip Senin (14/9/2026).
Baca Juga
Hadapi Risiko Gagal Panen Imbas El Nino, Kementan Siapkan Asuransi untuk 100.000 Ha Lahan
Proyek-proyek berskala besar, lanjut Ogi, juga dapat menjadi momentum bagi perusahaan asuransi nasional untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan teknis dalam mengelola berbagai risiko, khususnya di sektor energi.
Namun, ia menekankan besarnya nilai investasi dan kompleksitas risiko pada proyek strategis juga menjadi tantangan tersendiri bagi industri asuransi nasional. Kapasitas perusahaan asuransi dalam negeri perlu diperkuat agar dapat mengambil peran lebih besar dalam memberikan perlindungan terhadap proyek-proyek tersebut.
“Karena itu, optimalisasi kapasitas domestik dapat dilakukan melalui konsorsium dan dukungan reasuransi, termasuk reasuransi internasional untuk risiko yang belum dapat ditanggung di dalam negeri,” kata Ogi.
Baca Juga
Nasib Asuransi Kredit di Program Penjaminan Polis Masih Abu-abu, Ini Kata OJK
Ia mengatakan, pendekatan tersebut menjadi penting untuk proyek dengan karakteristik risiko dan nilai pertanggungan yang besar seperti proyek energi. Dengan begitu, keterlibatan industri asuransi nasional tak hanya dilihat dari sisi kemampuan memberikan perlindungan, tapi juga dari upaya membangun kapasitas industri secara berkelanjutan.
“Proyek-proyek strategis tersebut diharapkan tidak hanya menjadi peluang bisnis, tetapi juga mendorong penguatan kapasitas industri asuransi nasional secara berkelanjutan,” ucap Ogi.
