Begini Strategi Allianz Life Hadapi Era Baru Industri Asuransi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Memasuki usia 30 tahun berkiprah di Indonesia, PT Asuransi Allianz Life Indonesia memiliki sejumlah strategi dalam menghadapi era baru di industri asuransi.
Perusahaan menempatkan relevansi produk, kemudahan akses layanan, penguatan sumber daya manusia (SDM), serta tata kelola sebagai sejumlah fokus utama untuk mendorong pertumbuhan bisnis ke depan.
Country Manager & Direktur Utama Allianz Life Indonesia Alexander Grenz mengungkapkan, kepercayaan nasabah menjadi salah satu fondasi penting dalam menghadapi perubahan industri.
“Hal tersebut perlu didukung oleh kesehatan finansial, solusi yang relevan, layanan yang mudah diakses, serta proses bisnis yang bertanggung jawab,” ujarnya, dalam keterangan pers, Selasa (1/9/2026).
Baca Juga
Allianz Indonesia Dukung Pengembangan Generasi Muda Lewat Ajang Ini
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Allianz Life menyediakan produk asuransi jiwa unit link dan tradisional yang mencakup perlindungan jiwa, kesehatan, penyakit kritis, hingga persiapan pensiun dan warisan.
Perusahaan juga memperkuat kanal distribusi melalui keagenan, bancassurance, dan asuransi kumpulan. Kanal bancassurance saat ini dijalankan melalui kerja sama dengan sembilan mitra perbankan.
Selain produk dan distribusi, Allianz Life juga meningkatkan kompetensi tenaga kerja. Sepanjang 2025, seluruh karyawan mengikuti pelatihan dengan rata-rata 70 jam per karyawan. Perusahaan juga memberikan lebih dari 270 pelatihan virtual bagi tenaga pemasar.
“Bagi Allianz Life, prinsip tersebut menjadi dasar untuk terus meningkatkan kualitas perlindungan dan layanan bagi nasabah,” kata Alexander.
Allianz Life menetapkan tiga fokus utama, yaitu memperkuat portofolio perlindungan dan kesehatan, meningkatkan kualitas distribusi serta pengalaman nasabah melalui teknologi, dan menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dengan memperkuat SDM, manajemen risiko, kepatuhan, serta tata kelola.
“Ke depan, kami ingin menjaga pertumbuhan yang sehat dan bertanggung jawab, sekaligus menghadirkan solusi dan layanan yang relevan bagi nasabah dari berbagai generasi,” ucap Alexander.
Baca Juga
3 Entitas Bisnis Allianz Indonesia Catat Premi Bruto Gabungan Rp 11,4 Triliun pada Semester I 2026
Menurutnya, sejak pertama kali beroperasi di Indonesia pada 1996 hingga saat ini, Allianz Life telah melayani 830.000 nasabah dengan dukungan lebih dari 1.000 karyawan dan sekitar 40.000 tenaga pemasar.
Dari sisi kinerja, perusahaan mencatat pertumbuhan premi 9,2% secara year on year (yoy) menjadi Rp 18,6 triliun pada 2025. Total aset mencapai Rp 36,4 triliun dengan tingkat solvabilitas atau risk based capital (RBC) sebesar 260%.
Pada periode yang sama, Allianz Life juga membayarkan klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp 5,1 triliun kepada nasabah.
