Asuransi Maximus (ASMI) Optimistis Tumbuh Berkelanjutan dengan Tata Kelola dan Investasi Prudent
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) menyatakan tekanan terhadap kinerja semester I 2026 terutama dipengaruhi oleh volatilitas pasar keuangan domestik, bukan pelemahan fundamental bisnis perseroan. Di tengah meningkatnya risiko pasar, perusahaan menegaskan tetap menjaga tata kelola perusahaan, manajemen risiko, dan pengelolaan investasi secara prudent.
Direktur Utama PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk Jemmy Atmadja mengatakan kondisi pasar dan iklim investasi pada semester pertama tahun ini menghadirkan tantangan bagi industri jasa keuangan. Meski demikian, perseroan tetap berfokus menjaga fundamental perusahaan, meningkatkan kualitas bisnis, serta memenuhi seluruh komitmen kepada nasabah, mitra usaha, investor, dan pemegang saham.
"Kami percaya bahwa tata kelola yang baik, manajemen risiko yang prudent, dan strategi bisnis yang konsisten akan menjadi fondasi pertumbuhan perseroan yang berkelanjutan," ujar Jemmy dalam keterangan resmi, Selasa (4/8/2026).
Baca Juga
Asuransi Maximus Raih Excellence in ROA Performance di Investortrust Best Insurance Award 2026
Sepanjang semester I 2026, pasar keuangan domestik mengalami volatilitas seiring meningkatnya persepsi risiko (country risk) terhadap Indonesia. Kondisi tersebut tercermin pada pergerakan pasar saham, obligasi, dan nilai tukar rupiah yang memengaruhi valuasi berbagai instrumen investasi.
Direktur Perseroan Norvin Osel mengatakan tekanan terhadap hasil investasi lebih disebabkan oleh kondisi pasar daripada perubahan fundamental portofolio investasi perseroan.
Menurutnya, kenaikan country risk telah memicu volatilitas pada berbagai kelas aset sehingga memengaruhi penilaian portofolio investasi pelaku industri keuangan, termasuk ASMI.
Norvin menambahkan, sebagian besar penurunan nilai investasi yang dibukukan perseroan masih bersifat unrealized loss, sehingga belum menjadi kerugian yang direalisasikan.
"Portofolio investasi perseroan tetap ditempatkan pada instrumen yang memiliki fundamental yang baik dan dikelola secara disiplin sesuai kebijakan investasi serta prinsip kehati-hatian," katanya.
Baca Juga
Maximus Insurance Tegaskan Pentingnya Perbaikan Proses Awal Penutupan Asuransi
Ke depan, ASMI akan memperkuat kualitas underwriting, menjaga disiplin pengelolaan investasi, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengedepankan manajemen risiko yang prudent untuk mendukung pertumbuhan usaha yang sehat dan berkelanjutan.
Jemmy menegaskan kepercayaan pemangku kepentingan tetap menjadi prioritas utama perseroan. Menurutnya, fundamental yang kuat, disiplin dalam menjalankan strategi, serta pengelolaan risiko yang baik akan menjadi modal utama perusahaan dalam menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
