Allianz Indonesia Edukasi Ratusan Anak dan Orang Tua Soal Mitigasi Bencana
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli (YAP) terus memperkuat upaya membangun masyarakat yang lebih siap menghadapi bencana. Salah satunya dilakukan melalui program edukasi kesiapsiagaan kebakaran bertajuk ‘Liburan Seru ke Damkar’, yang digelar di Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Cipete, Jakarta Selatan.
Ketua Yayasan Allianz Peduli Ni Made Daryanti mengungkapkan, program yang memanfaatkan momentum libur sekolah tersebut menjadi bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) di bidang lingkungan dan kebencanaan. Melalui kegiatan ini, Allianz ingin meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya anak-anak mengenai pentingnya mitigasi risiko, keselamatan, dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.
Edukasi kesiapsiagaan, lanjut Made, perlu dikenalkan kepada anak-anak agar mereka memahami cara mengenali risiko, mencegah bahaya, serta mengetahui langkah yang tepat ketika menghadapi situasi darurat.
Baca Juga
Kenaikan Harga Obat Kerek Biaya Kesehatan, Allianz Apresiasi Batas Maksimal 20% dari Kemenkes
“Mengenali risiko, memahami langkah pencegahan, dan mengetahui cara merespons situasi darurat, merupakan fondasi penting dalam memubangun masayarakat yang lebih tangguh,” ujarnya, dalam keterangan pers, Kamis (16/7/2026).
Menurut Made, sebanyak 124 anak berusia 6-12 tahun bersama 91 orang tua mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta berasal dari wilayah sekitar RPTRA Bango Krukut Pola, RPTRA Pinang Pola, dan RPTRA Pola Idaman di Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Keterlibatan orang tua dinilai penting untuk memperkuat peran keluarga dalam membangun budaya sadar risiko sejak dini.
“Melalui program ini, Allianz Indonesia ingin membangun kesadaran bahwa kesiapan bencana perlu ditanamkan sejak usia dini. Dengan melibatkan anak-anak dan orang tua, kami berharap edukasi ini dapat memperkuat budaya siaga bencana, serta membantu menciptakan generasi yang lebih siap menghadapi berbagai risiko di masa depan,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi mengenai penyebab kebakaran yang sering ditemui di lingkungan rumah, seperti penggunaan colokan listrik yang tidak aman, bermain dengan api, hingga kelalaian dalam menggunakan peralatan rumah tangga. Anak-anak juga diajarkan mengenali potensi bahaya serta pentingnya segera melapor ke orang dewasa jika menemukan situasi yang berisiko memicu kebakaran.
Baca Juga
Biaya Berobat Terus Naik, Allianz Indonesia: Proteksi Kesehatan Kini Jadi Kebutuhan Utama
Sebagai bagian dari sesi praktik, para orang tua diberikan kesempatan mencoba memadamkan api menggunakan karung goni dan alat pemadam api ringan (APAR) di bawah pendampingan petugas Damkar. Sementara itu, anak-anak diajak mengenal armada damkar beserta berbagai peralatan operasional yang digunakan dalam penanganan darurat.
Made mengatakan, melalui program tersebut, Allianz Indonesia berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mitigasi risiko dan kesiapsiagaan bencana dapat terus meningkat. Sebab, pembentukan budaya siaga bencana sejak lingkungan keluarga menjadi langkah penting untuk menciptakan masyarakat yang lebih tanggung dalam menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang.
