TikTok Kenalkan Fitur Baru agar Orang Tua Dapat Kontrol Waktu Anak
JAKARTA, investortrust.id – TikTok meluncurkan serangkaian fitur baru untuk meningkatkan keamanan dan keseimbangan digital bagi anak-anak. Salah satu fitur yang diperkenalkan adalah Time Away, yang memungkinkan orang tua mengatur anak mengakses TikTok.
Dilansir dari TechCrunch, Rabu (12/3/2025), dengan fitur ini, orang tua bisa langsung memblokir aplikasi selama jam sekolah, waktu keluarga, atau di malam hari. Fitur ini juga memungkinkan orang tua menetapkan jadwal berulang untuk membatasi akses anak ke TikTok.
Baca Juga
TikTok Hadirkan Feed STEM, Kemkomdigi Apresiasi Langkah Edukatif di Media Sosial
Jika anak-anak ingin memperpanjang waktu penggunaan, mereka mengajukan permintaan kepada orang tua, yang kemudian dapat memutuskan apakah akan memberikan izin tambahan atau tidak.
TikTok juga memperkenalkan fitur baru yang memungkinkan orang tua melihat daftar akun yang diikuti anak, siapa yang mengikuti mereka, serta daftar akun yang telah diblokir. Fitur ini bertujuan membantu orang tua memahami lingkungan digital anak mereka dan mendorong diskusi keamanan daring di dalam keluarga.
Dalam beberapa bulan ke depan, TikTok memperkenalkan fitur tambahan yang memungkinkan remaja memberi tahu orang tua mereka ketika melaporkan konten yang dianggap melanggar aturan komunitas. Fitur ini bisa digunakan bahkan jika keluarga tidak mengaktifkan fitur Family Pairing.
Sebelumnya, TikTok juga mengaktifkan kembali feed STEM bagi remaja untuk mendorong anak muda mengakses konten edukatif terkait sains, teknologi, teknik, dan matematika, guna meningkatkan pengalaman positif menggunakan platform. Selain itu, TikTok meluncurkan fitur Wind-Down untuk membantu remaja mengembangkan kebiasaan digital yang lebih sehat.
Baca Juga
TikTok terus memperkenalkan fitur keamanan anak dan remaja sebagai respons meningkatnya kekhawatiran publik mengenai dampak media sosial pada generasi muda.
Di Indonesia sendiri, pemerintah melalui Kemenkomdigi terus menggodok platform media sosial agar bisa melakukan kontrol kepada remaja dan anak-anak untuk menciptakan ruang digital sehat dan aman.
Dengan fitur baru ini, diharapkan orang tua lebih aktif mengawasi aktivitas digital anak-anak, sehingga keseimbangan antara dunia nyata dan dunia digital tetap terjaga. (C-13)

