Untungkan Masyarakat dan Desa, Mendes PDT Optimistis Kopdes Merah Putih Bakal Sukses
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan bahwa perkembangan terkait dengan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) saat ini masih dalam finalisasi pembangunan gerai dan gudang, termasuk kendaraan operasionalnya.
Hal tersebut Yandri katakan saat jumpa pers setelah mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) terkait Operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Rabu (15/7/2026).
Lebih lanjut, Yandri mengatakan, jika Kopdes Merah Putih sudah berjalan, maka fungsinya akan dimaksimalkan sesuai dengan potensi masing-masing desa. Ia optimistis pemerintah desa akan turut serta menyukseskan Kopdes Merah Putih karena 80% keuntungan Kopdes akan kembali ke masyarakat desa dan 20% keuntungan Kopdes menjadi pendapatan asli desa (PADes).
“Apalagi yang dipakai kan dana desa dan dari keuntungan itu ada 20% keuntungan dari Kopdes itu akan jadi pendapatan asli desa. Jadi pemerintah desa punya kepentingan Kopdes ini berhasil dan sukses karena ada efek positifnya kepada desa, termasuk sisanya yang 80% keuntungan Kopdes akan kembali ke rakyat desa itu,” ungkapnya.
Baca Juga
Pemerintah Integrasikan Kopdes Merah Putih, BUMDes, dan Desa Tematik
Yandri menuturkan bahwa pemerintah desa beserta seluruh jajarannya pasti akan memaksimalkan perannya masing-masing untuk terus memastikan semua potensi desa yang berbeda-beda, yang pada ujungnya untuk mensukseskan Koperasi Desa Merah Putih.
Selain itu, lanjut Yandri, 10 Asosiasi Desa juga menjadi mitra strategis Kemendes PDT untuk memastikan program Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita ke-6, membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan benar-benar terlaksana, termasuk program Koperasi Desa Merah Putih.
Dalam menerjemahkan Asta Cita ke-6 tersebut, Kemendes PDT memiliki 12 Aksi Bangun Desa yang di antaranya ada program desa tematik, seperti desa jagung, desa padi, desa ikan nila, desa ikan lele, desa coklat dan desa-desa lainnya. Menurutnya, Koperasi Desa Merah Putih bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) akan menjadi off taker dari hasil desa-desa tematik tersebut sesuai dengan potensi desa masing-masing. Dikatakan Yandri, saat ini sudah ada lebih dari 1.000 BUM Desa telah menyuplai kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga
Kopdes Merah Putih Jadi Pusat Distribusi Bantuan dan Penyerap Hasil Panen
Dengan jumlah desa mencapai 75.266 desa dari berbagai potensi yang ada, tentu masing-masing Kopdes yang bekerja sama dengan BUM Desa akan memastikan semua produk di desa agar dipastikan bisa terserap dan bermanfaat bagi masyarakat desa.
“Jadi kami tegaskan di sini, kami akan melakukan kolaborasi, kerja sama untuk memastikan kegiatan ekonomi di desa berjalan on the track,” ujar pria kelahiran Bengkulu ini.
