Bank Raya (AGRO) Permudah Pengelolaan Keuangan UMKM melalui Sak
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) kembali menggelar program literasi keuangan Inspiraya dengan mengangkat tema “Financial Wellness di Era Digital: Atur Uang Sesuai Tujuan, Hidup Lebih Tenang”.
Kegiatan ini menghadirkan Kepala Divisi Digital & Product Bank Raya M. Farhad dan Financial Planner Lolita Setyawati sebagai pembicara. Melalui diskusi tersebut, peserta diajak memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang terencana, mulai dari mengatur kebutuhan sehari-hari, menabung untuk tujuan jangka menengah dan panjang, hingga memisahkan keuangan pribadi dan usaha agar lebih sehat dan berkelanjutan.
Inspiraya merupakan program literasi keuangan yang rutin diselenggarakan Bank Raya, baik secara daring maupun luring, sebagai bagian dari upaya meningkatkan edukasi masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang praktis dan relevan dengan kebutuhan saat ini. Sepanjang 2026, Bank Raya telah menghadirkan lebih dari 40 konten literasi keuangan yang menjangkau lebih dari 50 ribu audiens.
Corporate Secretary Bank Raya Ajeng Putri Hapsari mengatakan, sebagai bank digital yang merupakan bagian dari BRI Group, Bank Raya terus menghadirkan program literasi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku usaha.
“Melalui Inspiraya, kami ingin mendorong semakin banyak masyarakat untuk memiliki kebiasaan finansial yang sehat, mampu mengelola uang sesuai tujuan, serta memanfaatkan layanan perbankan digital secara praktis untuk mendukung produktivitas dan kesejahteraan finansial mereka,” kata Ajeng dalam keterangan resminya Rabu, (1/7/2026).
Baca Juga
Bank Raya (AGRO) Luncurkan Raya Active, Dorong Gaya Hidup Sehat Sekaligus Menabung
Dalam kesempatan tersebut, Bank Raya juga memperkenalkan berbagai fitur pada Aplikasi Raya yang dirancang untuk membantu nasabah mengelola keuangan secara lebih praktis dan terencana. Untuk kebutuhan personal, tersedia fitur Saku Bujet guna mengatur pengeluaran harian, Saku Pintar untuk menabung otomatis setiap bulan, serta Saku Jaga Optimal sebagai solusi dana darurat dengan tenor yang fleksibel.
Sementara bagi pelaku usaha, Bank Raya menghadirkan Saku Bisnis yang memungkinkan pemisahan keuangan usaha dan pribadi dalam satu aplikasi. Fitur ini diharapkan membantu pelaku UMKM mengelola arus kas secara lebih tertib, efisien, dan transparan sehingga operasional bisnis dapat berjalan lebih optimal.
Dalam sesi diskusi, Financial Planner Lolita Setyawati menekankan bahwa kemudahan transaksi dan akses terhadap layanan keuangan digital harus diimbangi dengan perencanaan keuangan yang disiplin dan berorientasi pada tujuan.
Menurutnya, kondisi finansial yang sehat dimulai dari kemampuan menetapkan prioritas, menyusun anggaran yang realistis, membangun kebiasaan menabung secara konsisten, serta menyiapkan dana darurat dan target keuangan jangka panjang sejak dini.
Sementara itu, Kepala Divisi Digital & Product Bank Raya M. Farhad mengatakan teknologi digital dapat membantu masyarakat membangun kebiasaan keuangan yang lebih baik apabila didukung fitur yang relevan dan mudah digunakan. Menurutnya, pengelolaan keuangan di era digital perlu menjadi bagian dari gaya hidup yang sehat dan produktif.
Baca Juga
Bank Raya (AGRO) Dorong Transaksi Digital Lewat Program Lelang Raya Poin
Melalui Aplikasi Raya, lanjut Farhad, Bank Raya ingin menghadirkan pengalaman perbankan yang tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga membantu nasabah mengelola keuangan sesuai tujuan, baik untuk kebutuhan sehari-hari, tabungan, dana darurat, maupun pengelolaan usaha.
“Melalui fitur Saku Bisnis di Aplikasi Raya, kami ingin membantu para pelaku usaha mengelola keuangan bisnis dengan lebih disiplin melalui pemisahan dana usaha dan pribadi. Dengan pengelolaan arus kas yang lebih rapi dan mudah dipantau, kami berharap pelaku usaha dapat lebih fokus mengembangkan bisnisnya,” jelas Farhad.
Ajeng menegaskan, literasi keuangan yang didukung akses terhadap solusi digital menjadi faktor penting dalam membangun kebiasaan finansial yang sehat di masyarakat.
“Bank Raya meyakini bahwa literasi keuangan yang dibarengi dengan akses terhadap solusi keuangan digital yang tepat dapat mendorong masyarakat membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat. Melalui berbagai inovasi layanan dan program edukasi seperti Inspiraya, kami ingin terus memperluas peran dalam mendukung masyarakat agar semakin cakap secara finansial, lebih tenang dalam merencanakan masa depan, serta semakin produktif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari maupun usahanya,” tegas Ajeng.
